Foto Istimewa Ketua PAC PDIP Terpilih Junaidi Ginting Bersama Kader Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
STABAT,Teropong Barat.com – Proses penjaringan calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, resmi digelar dengan mengedepankan mekanisme musyawarah mufakat. Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Grand Stabat Hotel, Senin (9/2/2026) sore.
Agenda ini dihadiri oleh jajaran pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dari ranting se-Kecamatan Stabat, pengurus PAC, perwakilan DPC PDI Perjuangan Langkat, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Langkat Dapil I.
Pengurus DPC PDI Perjuangan Langkat, Ahmad Muhajir, menyampaikan bahwa penjaringan ini merupakan amanat organisasi yang wajib dijalankan sesuai aturan partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penjaringan ini adalah perintah partai. Prosesnya harus mengedepankan musyawarah mufakat sesuai Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 dan instruksi DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara,” ujar Muhajir saat memberikan keterangan usai rapat.
Ia menekankan bahwa calon yang diusulkan harus memiliki kapasitas untuk menjaga soliditas internal serta memperkuat program kerja kerakyatan. “Ketua PAC ke depan harus mampu menjadi pengayom bagi kader, responsif terhadap persoalan masyarakat, peka terhadap dinamika politik, hingga isu lingkungan,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, muncul lima nama yang diusulkan sebagai calon ketua. Namun, sebanyak 12 pengurus ranting di Kecamatan Stabat secara aklamasi memberikan dukungan kepada Junaidi Ginting untuk memimpin PAC PDI Perjuangan Stabat masa bakti 2025–2030.
Selain membahas penjaringan, Muhajir juga memberikan evaluasi terhadap kinerja organisasi di tingkat kecamatan.
Ia mencatat adanya penurunan tren perolehan suara PDI Perjuangan di wilayah Stabat pada Pemilu 2024, meskipun partai tersebut masih berhasil mengamankan satu kursi di DPRD Langkat melalui Drs. Pimanta Ginting
Langkah penjaringan ini diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan struktur partai di tingkat akar rumput menjelang periode kepengurusan baru.
(Redaksi)

















































