Belum Pernah Mendapatkan Bantuan Pemerintah, Warga Sampang Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 7 November 2023 - 21:14 WIB

40459 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Sejak dulu tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah, salah satu warga asal Desa Pelakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura yang saat ini tinggal di tempat yang sudah tidak layak huni.

Diketahui warga tersebut bernama Soibah, seorang janda dengan satu anak sudah bertahun-tahun tinggal di rumah rapuh yang belum mampu untuk memperbaikinya.

Dengan kondisi tempat tinggal rusak parah,saat musim penghujan terpaksa numpang tinggal di rumah tetangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Soalnya kalau turun hujan sering banjir. Apalagi, kayunya sudah rapuh, genteng berseliweran. Maka saya sering numpang di tetangga dikhawatirkan roboh,” terang Soibah.Selasa (7/11/2023).

Ia juga mengatakan selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

“Anak saya juga harus putus sekolah lantaran tidak mempunyai biaya untuk menyekolahkan,” keluhnya.

Sehingga dirinya berharap dikemudian hari mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terkait kondisi rumahnya yang saat ini sudah tidak layak huni.

“Saya hanya berharap terhadap pemerintah setempat untuk rumah yang sya tinggali bisa ditempati tanpa rasa khawatir roboh ketika hujan turun nantinya,” harapnya.

Tak hanya Soibah, Faridi yang merupakan salah satu tetangganya juga berharap terhadap semua donatur sekira sudi menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu perbaikan rumah janda anak satu itu sendiri.

“Selama ini Soibah tidak pernah mendapatkan bantuan apapun. Kadang saya memberikan separuh bantuan yang saya biasa dapatkan. seperti beras,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Plakaran membenarkan adanya warga yang demikian. Namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak adanya anggaran untuk itu.

“Iya Mas betul, itu warga Desa Plakaran Dusun Bulungan. kami seringkali adakan pendataan, namun anggaran dari kabupaten tidak ada sampai saat ini, baik itu dari pemerintah daerah maupun dari kodim. karena babin saya sudah beberapa kali mendata namun anggaran tidak turun,” pungkas Kades.(Red).

Berita Terkait

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi
Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Labuhan Ruku Siapkan Program Ketahanan Pangan
Berkomitmen pada Keamanan Kampus, USU Raih Penghargaan Terbaik dari APSI

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:37 WIB

Pastikan Liburan Aman, Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Kesiapan Pospam Puncak dan Antisipasi Kepadatan Tempat Wisata

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:00 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Jumat, 6 Juni 2025 - 17:44 WIB

Dunia Jurnalistik Berduka, Kabiro Bara News Bogor Ariyadi Tutup Usia

Rabu, 23 April 2025 - 21:38 WIB

Habar Bahar bin Smith, Mengajak Umat untuk Menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Sabtu, 23 November 2024 - 17:19 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Situasi Kamtibmas pada Pilkada 2024 Aman dan Kondusif

Jumat, 22 November 2024 - 10:02 WIB

Quick Respon Brimob Aceh Hadir di Lokasi Kebakaran

Jumat, 4 Oktober 2024 - 05:26 WIB

Security Galian C ilegal di Cariu Diduga Ancam dan Intimidasi Wartawan, Mobil Liputan Hampir Dibakar

Senin, 22 Januari 2024 - 01:33 WIB

Sedulur Jokowi gelar turnamen sepak bola di Kota Bogor Jabar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi

Selasa, 13 Jan 2026 - 13:12 WIB