Gadis Tuding Walikota Subulussalam Enggan Mengeluarkan Lahan bagi Eks Kombatan GAM

- Redaksi

Sabtu, 16 Desember 2023 - 10:07 WIB

40238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUBULUSSALAM – Ishaq Munthe alias Gadis menuding Walikota Subulussalam H Affan Alfian Bintang, enggan mengeluarkan lahan bagi eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Subulussalam.

Sejak lama, realisasi lahan bagi eks kombatan GAM tersebut, begitu sangat di dambakan nya, hingga di pertengahan Desember 2023, lahan tersebut belum juga terealisasika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya, Gubernur Aceh telah menyurati Walikota Subulussalam untuk segera mencarikan hibah lahan, khusu kepada eks kombatan GAM pada 20 Agustus 2019 silam. Hingga hari ini, lahan tersebut tak kunjung di hibahkan.

Berbanding terbalik, dengan wilayah Kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Aceh Singkil, hari ini telah menyalurkan selebar 100 Hektar lahan bagi eks Kombatan GAM di Singkil.

Menurut Gadis, Walikota Subulussalam memang tidak ada itikad baik untuk mengeluarkan lahan bagi eks Kombatan di wilayah Kota tersebut.

“Lahan masih lebar, tampak walikota memang tidak ingin mengeluarkan lahan kepada kami eks kombatan GAM di Subulussalam ini,” sampai Gadis, Jumat, 15 Desember 2023.

Sebelumnya, Walikota Subulussalam telah membalas surat Gubernur Aceh, terkait lahan bagi eks Kombatan GAM. Dikutip isi dalam surat tersebut, yang sampai ke Media Liner.co.id sebagai berikut.

Surat tersebut, bernomor 590/139, perihal Tindak Lanjut Lahan bagi Kombatan Tapol/Napol dan Imbas Konflik, tertanggal 20 Februari 2023 M.

Surat itu pun langsung di tujukan kepada Gubernur Aceh, di Banda Aceh. Berikut isi dalam surat tersebut.

Sesuai dengan Surat Gubernur Aceh Nomor : 100/12790 Tanggal 20 Agustus 2019. Hal Penyelesaian Lahan Pertanian Bagi Kombatan, Tapol/Napol dan Imbas Konflik. Pemerintah Kota Subulussalam telah melakukan langkah langkah yang diperlukan guna mencari lahan sebagaimana dimaksud.

Selanjutnya, Dari hasil kajian Tim Teknis yang dibentuk dapat kami laporkan bahwa lahan untuk lokasi pertanian/perkebunan bagi Kombatan, Tapol/Napol dan Imbas Konflik tidak dapat kami sediakan dikarenakan sebagian besar areal yang direncanakan sebelumnya merupakan bekas HGU PT. Laot Bangko yang menjadi objek sengketa dimasyarakat. Areal lain yang memungkinkan untuk dapat diperuntukan bagi kombatan merupakan kawasan Hutan Produksi yang saat ini sedang diajukan perubahan statusnya ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Terkait itu, dikatakan Gadis, itu merupakan alibi Walikota Subulussalam. Ia menilai kuat bahwa Walikota tersebut, enggan memberikan lahan kepada eks kombatan Gam.

“Dari HGU PT Laot Bangko yang sebelumnya, kini telah dikeluarkan seluas ribuan Hektare, namun kami menduga Walikota Subulussalam memang tidak mau untuk mencarikan lahan kepada kami,” pungkasnya.

Ia pun berharap, agar Pj Gubernur Aceh dapat segera menindaklanjuti harapan mereka terkait lahan bagi eks kombatan Gam di Kota Subulussalam. (*)///sumber:linear.co.id

~84r84r~

Berita Terkait

Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.
Sering Lumpuh Akibat Sungai Meluap,Warga Bukit Mas Kecamatan Besitang Harapkan Jembatan Penghubung Antar-Dusun
Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Tegas: Copot Kapolres Jika Penertiban PETI Tebang Pilih
Kuasa Hukum Ahli Waris Surati BPN Kampar: Blokir Akses Balik Nama
Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas
Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum
Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:09 WIB

Polrestabes Medan Tegaskan Proses Hukum Penganiayaan Kasus Pencurian, Framing Negatif 

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:19 WIB

Sekolah SDN 2 Way Halim Bandar Lampung Diduga cari keuntungan dengan menjual (LKS) Lembaran Kerja Siswa kedapa wali murid.

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:49 WIB

(Kuat dan Menyoroti Isu): Manager PLN ULP Rembang Diduga Bungkam Media dengan Rupiah, Sebut “Tidak Apa-Apa Kalau Dicopot”

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Berita Terbaru

Oleh .M Alfi Syahrin Ketua HMI Cabang Langkat Periode 2025-2026

POLITIK

79 Tahun Mengabdi:HMI,Umat dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:45 WIB