Korban Pengeroyokan di Wilkum Polsek Simpang kiri Kota Subulussalan,Minta Keadilan.

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 12:06 WIB

402,050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam, teropongbarat.co. Telah terjadi pengeroyokan pada seorang pedagang Ikan yang mengakibatkan korban luka berdarah dan lebam sekujur tubuh nya terjadi dijalan malikul saleh depan warung Sarena, sekira pukul 19.00.WIB.(03/02/2025).

M. Alfarizi korban pengeroyokan salah seorang pedagang telah melaporkan kejadian ini tertanggal 04/01/2025 namun sejauh ini pelaku belum berhasil ditangkap oleh Polsek Simpang Kiri. Penganiayaan dan pengeroyokan yang berdarah darah ini, badan yang membiru dan telah dilakukan Visum dari RSUD membenarkan penganiayaan secara bersama sama tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua korban M. Alfarizi berharap pelaku pengeroyokan dan otak pelakunya harus segera ditangkap. ” Kami menuntut keadilan di Polsek Simpang Kiri Kota Subulussalan namun pelaku setau kami belum juga berhasil ditangkap. Padahal dari kronologis kejadian sebelumnya pelaku kejahatan ini, ada hubungan utang piutang, yaitu sebesar 3.5 juta dan sudah dicicil sampai 3 juta, tinggal sisa lebih kurang 500.000. Namun akibat korban belum mampu membayar, pelaku mengawali kejahatannya melakukan intimidaai secara berulang ulang, dan akhirnya melakukan penganiayaan secara berkeroyok pada M. Alfarizi korban.

Sejumlah masyarakat kota Subulussalan mengharapkan pada Polsek Simpang Kiri untuk segera dapat menangkap pelakunnya. Ujar orang tua Korban saat dikompirmasi.

Kapolsek Simpang Kiri Hamonangan,SH belum berhasil dikompirmasi atas perkembangan kasus penganiayaan secara pengeroyokan hingga Korban mengalami luka di seluruh tubuhnya. //Anton Tin**

Berita Terkait

Belum Final Secara Hukum, Pengibaran Bendera Bulan Bintang Kembali Dilarang di Aceh Jaya
Dari Dapur Tradisional ke Teknologi Retort, Bea Cukai Aceh Dampingi Nyunti Naik Kelas Menjadi UMKM Modern
Jika ke Calang, Jangan Lupa Kunjungi Toko Nadya Souvenir dan Oleh-Oleh Khas Aceh
Konflik Lahan Eks Transmigrasi dengan PT Nafasindo Memanas: Pemerintah Aceh Singkil Dianggap Tutup Mata
Kuasa Hukum Yakarim Munir: “Ini Bukan Penegakan Hukum, Tapi Kriminalisasi!”
Inilah Daftar Khatib Jumat Akhir September 2025
APH Diminta Lidik Dugaan Korupsi di Aceh Singkil, Pemuda, Mahasiswa, dan LSM Mendesak
Sengketa Lahan, Aktivis Aceh Singkil Yakarim Diduga Dikriminalisasi

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:06 WIB

TIM PENANGGULANGAN LONGSOR TEMBUS SIBONGKARAS: 12 JAM PERJALANAN DARAT LAWAN MATERIAL LONGSOR

Sabtu, 29 November 2025 - 08:11 WIB

Akses Lagan–Pagindar Terputus, BPBD Pakpak Bharat Gerak Cepat Tangani 41 Titik Longsor

Rabu, 26 November 2025 - 13:33 WIB

Hujan Deras Picu Serangkaian Longsor di Pakpak Bharat, Akses Antardaerah Terputus

Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Peringati Hari Guru 2025

Jumat, 21 November 2025 - 21:09 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Percepat Pengembangan Hortikultura Lahan Kering Lewat Program HDDAP 2025

Kamis, 20 November 2025 - 22:01 WIB

Gebrakan Literasi! BINDELLA PAKPAK Menang Juara Harapan III Tingkat Sumut

Rabu, 19 November 2025 - 19:44 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Penandatanganan MoU Pidana Kerja Sosial se-Sumatera Utara

Sabtu, 15 November 2025 - 15:07 WIB

Bupati Pakpak Bharat Bagikan Bibit untuk Puluhan Kelompok Tani

Berita Terbaru