3 Pelaku Pembunuhan Di Kampong Panglima Sahman Subulussalam Ditangkap, Bermotif ..

REDKASI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:26 WIB

40614 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.com/ Kejahatan yang menggemparkan terjadi di Desa Panglima Sahman, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Mordadi (35), warga Dusun Mustika Duri, Desa Bandar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas di sebuah kebun kelapa sawit. Kejadian tersebut 13 Februari 2025. Polres Subulussalam berhasil mengungkap kasus ini dan meringkus tiga pelaku setelah pengejaran panjang hingga ke Batam dan beberapa kota lainnya.

Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan, S IK. M.IK didampibgi Wakapolres dan Kasatreskrim menjelaskan.

Ketiga pelaku yang berhasil diringkus adalah:
Mardoni alias Doni Bin Daken Kombih, beralamat di Kampung Panglima Sahman, Runding, Kota Subulussalam.Roni bin Alm. Herman (23), pelajar. Junaidi (23) alias Junaidi Patdosi bin Bustami, beralamat di Panglima Sahman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Penemuan dan Penangkapan:
Tragedi terungkap bermula ketika istri korban, Ismiwati, menemukan Mordadi tergeletak tak bernyawa di kebun kelapa sawit tempat suaminya bekerja sebagai penjaga kebun. Ismiwati yang histeris melihat kondisi suaminya, juga menemukan sejumlah kejanggalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk keberadaan sepmot kereta korban. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Runding.

Berbekal laporan tersebut, Tim Reskrim Polres Subulussalam langsung melakukan penyelidikan intensif. Setelah melakukan pengejaran ke beberapa kota, termasuk Batam, ketiga pelaku berhasil diringkus. Polisi menduga kuat motif pembunuhan ini adalah dendam. Mordadi sebelumnya pernah melaporkan para pelaku atas kasus pencurian di kebun tang dijaganya tersebut ke Polsek Runding. Hingga pelaku dendam.

Barang Bukti dan Peran Pelaku:
Dalam konferensi pers di Polres Subulussalam, Kapolres memaparkan peran masing-masing pelaku dalam aksi keji ini. Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk pakaian, alat, batu, dan tali yang diduga digunakan dalam pembunuhan tersebut. Para pelaku juga telah berupaya menghilangkan jejak dengan melarikan diri ke berbagai kota.

Komitmen Polres Subulussalam:

Penangkapan ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme Polres Subulussalam dalam mengungkap kasus kriminalitas. Polisi berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya dan menindak tegas para pelaku kejahatan. Proses hukum terhadap ketiga tersangka akan segera dilakukan.//Anton Tin. @

Berita Terkait

Ketua TPK Diduga Rangkap Jabatan, Dana Desa Makmur Jaya Jadi Sorotan Publik
Diancam Parang di Kebun Sendiri, Netap Ginting Sebut Laporan Penganiayaan sebagai Fitnah Keji
Peringatan Hari Guru Nasional di Pesantren Birrul Walidain Lae Bersih Berlangsung Khidmat
PT ASN Tuai Protes dari Warga, Diduga Rampas Tanah Warga dan Lahan Kombatan GAM di Tanah Tumbuh.
Dana PEN Kota Subulussalam Dipersoalkan Kombatan GAM, Diduga Penyimpangan Prosedural dan Menghambat Pembangunan
Kombatan GAM Subulussalam, Perkebunan Sawit Tanpa Kendali: Ketika Regulasi Dilanggar, Warga Aceh Menjadi Korban
Dinas Perindagkop Gelar Peningkatan Kapasitas KMP, Dua Desa Dinilai Kurang Mendukung Regulasi
Apkasindo Aceh Hadiri Kunker BAM DPR RI, Sorotan Tertuju pada Masalah HGU PT Laot Bangko dan PT SPT

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:28 WIB

Kasdim 1410/Bantaeng Pimpin Pengecekan Administrasi Kendaraan, Tegaskan Prajurit TNI Harus Taat Aturan Lalu Lintas

Senin, 9 Maret 2026 - 11:50 WIB

LPK-GPI Soroti Penggunaan Dana Swakelola UPTD Wilayah VI Dinas BMBK Lampung

Senin, 9 Maret 2026 - 11:21 WIB

Rapat Anggota Tahunan Primkoppol Polres Bantaeng, Kapolres Harap Peningkatan Kesejahteraan Anggota

Senin, 9 Maret 2026 - 09:12 WIB

Bupati Uji Nurdin Buka Puasa Bersama Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Bantaeng

Senin, 9 Maret 2026 - 00:20 WIB

Rights. Justice.: Perempuan Tak Lagi Mau Diam, Hak Adalah Hak yang Tak Boleh Dihapus!  

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:06 WIB

MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya Gelar Aksi Berbagi 3000 Takjil di Kawasan Kota Lama Malang

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:03 WIB

Santunan Anak Yatim, Pembagian 3.000 Takjil dan Peresmian Kantor MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC Pamekasan Berlangsung Khidmat

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:32 WIB

Madas Sedara tunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.bagikan 800 box lebih takjil terhadap penguna jalan

Berita Terbaru