Kasus Suap Gatot Pujonugroho: Publik Sumut Tagih Janji KPK, Ada Kongkalikong di Balik Mandeknya Penyidikan?

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 02:23 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Sumut – Gelombang kekecewaan publik di Sumatera Utara kembali memuncak terkait penanganan kasus suap yang menjerat mantan Gubernur Gatot Pujonugroho. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak hanya menyentuh aktor utama, tetapi juga membongkar jaringan yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi sistematis tersebut.

Pertemuan yang digelar di Medan, Jumat (17/10/2025), menjadi momentum bagi para tokoh untuk mempertanyakan komitmen KPK dalam menuntaskan kasus ini secara menyeluruh. Mereka menyoroti fakta bahwa sejumlah nama yang tercantum dalam publikasi KPK berjudul “Politik dan Hukum” justru belum tersentuh proses hukum.

“Publik bertanya-tanya, kenapa hanya Gatot Pujonugroho yang dihukum? Ke mana aliran dana suap itu mengalir? Apakah ada kekuatan besar yang melindungi para aktor lain yang terlibat?” ujar Dr. Tohonan Silalahi dengan nada bertanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen KPK tersebut memuat nama-nama seperti mantan Sekda Provinsi Sumatera Utara Nurdin Lubis, mantan Ka. Biro Keuangan Pemprov Sumatera Utara Baharuddin Siagian, mantan Sekretaris DPRD Sumut Randiman Tarigan, mantan Bendahara Pemprov Sumatera Utara Ahmad Fuad Lubis, pihak swasta Anwar Al Haq, serta 36 mantan anggota DPRD Sumut periode 2009 hingga 2014.

Para tokoh menduga, mandeknya penyidikan terhadap para pihak yang diduga terlibat ini menimbulkan kecurigaan adanya kongkalikong antara KPK dengan pihak-pihak tertentu. Mereka menuntut KPK untuk membuka secara transparan hasil penyidikan dan memberikan penjelasan kepada publik terkait alasan mengapa nama-nama tersebut belum dijerat.

“Kasus ini bukan hanya tentang suap, tetapi juga tentang keadilan dan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Jika KPK tidak bertindak tegas, maka akan semakin meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia,” tegas Wasingtong Pane.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Ketidakjelasan ini semakin memperkuat spekulasi adanya praktik tidak sehat di balik layar dalam penanganan kasus suap Gatot Pujonugroho.

Berita Terkait

Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.
Sering Lumpuh Akibat Sungai Meluap,Warga Bukit Mas Kecamatan Besitang Harapkan Jembatan Penghubung Antar-Dusun
Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Tegas: Copot Kapolres Jika Penertiban PETI Tebang Pilih
Kuasa Hukum Ahli Waris Surati BPN Kampar: Blokir Akses Balik Nama
Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas
Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum
Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:09 WIB

Polrestabes Medan Tegaskan Proses Hukum Penganiayaan Kasus Pencurian, Framing Negatif 

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:19 WIB

Sekolah SDN 2 Way Halim Bandar Lampung Diduga cari keuntungan dengan menjual (LKS) Lembaran Kerja Siswa kedapa wali murid.

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:49 WIB

(Kuat dan Menyoroti Isu): Manager PLN ULP Rembang Diduga Bungkam Media dengan Rupiah, Sebut “Tidak Apa-Apa Kalau Dicopot”

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Berita Terbaru

Oleh .M Alfi Syahrin Ketua HMI Cabang Langkat Periode 2025-2026

POLITIK

79 Tahun Mengabdi:HMI,Umat dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:45 WIB