Dinas Perindagkop Gelar Peningkatan Kapasitas KMP, Dua Desa Dinilai Kurang Mendukung Regulasi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:38 WIB

4073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Subulussalam menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus Koperasi Multi Pihak (KMP) dari seluruh desa. Namun, dua desa yakni Kampong Suak Jampak dan Jabi-Jabi Barat dinilai kurang antusias dan belum menunjukkan dukungan penuh terhadap penerapan regulasi pemerintah.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 18–20 November 2025 di Hotel Khairushah Subulussalam, menghadirkan berbagai narasumber profesional. Kegiatan berjalan aktif dan dinamis dengan materi yang menekankan regulasi koperasi, strategi bisnis, digitalisasi, penyusunan laporan, hingga pembukuan keuangan. Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat tata kelola KMP agar selaras dengan regulasi pemerintah pusat dan mampu menjadi motor ekonomi desa.

Meski demikian, sejumlah persoalan administrasi tetap mencuat. Beberapa desa disebut belum disiplin melengkapi dokumen dasar KMP. Jabi-Jabi Barat disebut hanya menuntaskan akta notaris tanpa menyelesaikan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembukaan rekening, dan administrasi perpajakan. Kondisi ini membuat pelaksanaan KMP di tingkat desa belum berjalan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perindagkop Subulussalam, H. Junifar, S.Sos, menegaskan pentingnya ketertiban administrasi agar koperasi dapat berfungsi sesuai standar nasional. “Desa harus tertib administrasi. NIB, rekening koperasi, dan pajaknya wajib diselesaikan. Ini dasar agar KMP tidak hanya berdiri, tetapi berfungsi. Desa yang aktif akan kita dampingi penuh,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Jabi-Jabi Barat sebenarnya memiliki potensi dukungan lebih baik jika komitmen administrasinya diperkuat.

Pelaksanaan pelatihan juga menyoroti minimnya keseriusan sebagian peserta. Kabid Koperasi dan pendamping Dinas Perindagkop menyebut masih ada desa yang “sekadar hadir tanpa komitmen” dalam melengkapi persyaratan dasar. “Sayang kalau pelatihan dengan narasumber kompeten tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh desa. Kita berharap mereka lebih serius,” ucapnya.

Rangkuman Materi & Narasumber Pelatihan:

Hari Pertama – 18 November 2025:
– Kadis DPMG: Regulasi dan arah kebijakan Koperasi Desa/Kelurahan
– Kadis Perindagkop: Membangun koperasi profesional dan berdaya saing
– Irwan Edy: Digitalisasi koperasi, legalitas, struktur organisasi, RAT, inovasi, dan identifikasi model bisnis
– Kodim 0118/Subulussalam: Kepemimpinan dan mindset kewirausahaan
– Puja Darma, SE., M.Pd: Manajemen operasional dan digitalisasi Koperasi Merah Putih

Hari Kedua – 19 November 2025:
– Muhammad Prana Astaman: Mekanisme RAT, penyusunan laporan, pemasaran koperasi
– Irwan Edy: Tata kelola koperasi desa/kelurahan
– Puja Darma, SE., M.Pd: Model bisnis koperasi (Gerai Sembako, Klinik, Logistik, Simpan Pinjam, Cold Storage), kepatuhan SAK EP dan perpajakan
– Nurmiani Tinambunan: Penyusunan pitch deck, mitigasi risiko, dan perencanaan RAPBK

Hari Ketiga – 20 November 2025:
– BSI (Bank Syariah Indonesia): Penyusunan proposal pembiayaan dan prosedur pinjaman
– Puja Darma, SE., M.Pd: Pembukuan dasar dan analisis laporan keuangan

Menutup kegiatan, H. Junifar berharap pelatihan ini mampu memperkecil kesenjangan pemahaman antar pengurus dan meningkatkan profesionalitas KMP di desa. “Minimal peserta memahami tugas pokok dan fungsi KMP. Ini instrumen penting untuk memperkuat ekonomi desa. Ke depan, pelatihan ini akan menjadi agenda berkelanjutan agar koperasi di Subulussalam mampu bertransformasi sesuai standar nasional,” tegasnya.
Anton Steven tin. Melaporkan.

Berita Terkait

Peringatan Hari Guru Nasional di Pesantren Birrul Walidain Lae Bersih Berlangsung Khidmat
PT ASN Tuai Protes dari Warga, Diduga Rampas Tanah Warga dan Lahan Kombatan GAM di Tanah Tumbuh.
Dana PEN Kota Subulussalam Dipersoalkan Kombatan GAM, Diduga Penyimpangan Prosedural dan Menghambat Pembangunan
Kombatan GAM Subulussalam, Perkebunan Sawit Tanpa Kendali: Ketika Regulasi Dilanggar, Warga Aceh Menjadi Korban
Apkasindo Aceh Hadiri Kunker BAM DPR RI, Sorotan Tertuju pada Masalah HGU PT Laot Bangko dan PT SPT
Kajaksaan Negeri Subulussalam Lantik Pejabat Eselon V, Dorong Kinerja dan Inovasi Baru
PT Pula Sawit Jaya Bangun Simbiosis Mutualisme dengan Warga Sultan Daulat, Patuh Regulasi dan Aktif Berbagi
HKN, Pemko Subulussalam Komitmen Wujudkan Transformasi Kesehatan yang Lebih Baik

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:58 WIB

Masyarakat Blangpegayon Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Kantor Camat sebagai Upaya Tolak Bala dan Wujud Kepedulian terhadap Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

GAKORPAN Temukan Dugaan Fraud Pengelolaan Dana Kapitasi, Laporkan ke Kejari dan Dorong Audit Khusus

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Fokus pada Aksi Kemanusiaan dengan Distribusi Bantuan ke Empat Kampung Terdampak

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

Berita Terbaru