Kalimantan// Teropongbarat.com Kepala SPPG Desa Gas Alam mengeluarkan klarifikasi resmi terkait berita yang muncul di media lokal dan grup masyarakat mengenai “pemberian satu butir kelapa saja sebagai bagian dari menu program makan sehat di desa”. Menurut Kepala SPPG, informasi tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.(14/02/2026)
Berita yang tersebar saat ini, Kepala SPPG menjelaskan bahwa pihaknya memang menyertakan kelapa dalam menu program makan sehat untuk anak-anak sekolah , namun bukan hanya satu butir kelapa saja. Buah “Kelapa” digunakan sebagai tambahan pada menu utama seperti roti , telur rebus susu dengan takaran yang cukup untuk seluruh peserta. Setiap peserta akan mendapatkan porsi makanan lengkap yang terdiri dari nasi atau lauk protein, sayuran, dan tambahan kelapa 1 butir sesuai dengan jenis menu harian,” ujarnya.
Kepala SPPG menambahkan bahwa kesalah pahaman ini kemungkinan berasal dari salah satu oknum media yang tidak bisa mempertanggung jawabkan atas berita yang keluar, dihanya melihat proses penyajian kelapa secara terpisah sebelum diberikan ke dalam makanan utama. Pihaknya akan menghubungi sumber yang menyebarkan informasi tersebut serta oknum media yang menerbitkannya untuk melakukan koreksi data yang akurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau warga Desa Gas Alam untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Detail menu program makan sehat selalu diumumkan setiap hari di papan pengumuman kantor dan dapur. Mohon untuk selalu memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kesalah pahaman dan ketidak puasan di masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Kepala SPPG menyampaikan bahwa menu program tersebut dirancang secara cermat oleh tim gizi untuk memastikan nutrisi yang cukup bagi para peserta, dengan menambahkan dan memanfaatkan bahan makanan lokal seperti kelapa yang melimpah di desa.
Redaksi//
Teropongbarat.com
(partono/Imam)
















































