Mata Garuda LPDP Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan kesejumlah daerah Banjir Bandang di Aceh

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 04:46 WIB

4088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Sebuah lembaga merupkan ikatan alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diberi nama Mata Garuda telah menyalurkan bantuan kepada korban musibah banjir di Aceh.

Kepedulian lembaga Mata Garuda ini, sangat dirasakan oleh sebagian korban banjir yang telah beverapa hari terisolir dari akses bantuan khususnya bahan sembako.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah membawa bantuan ke mari untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir dan longsor.”

Kalimat sederhana dari perwakilan warga Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Gayo Lues yang nerupakan salah satu daerah yang sempat terkurung dari akses bantuan pasca banjir.

Tetapi dengan segala daya upaya relawan Mata Garuda LPDP Aceh berhasil menembus ketelisoliran daerah tersebut untuk mengantarkan sedikit bantuan.

Itu menggambarkan rasa syukur sekaligus kesedihan masyarakat yang sedang berjuang dari dampak banjir bandang dan tanah longsor.

Ungkapan tersebut terekam dalam video dokumentasi penyaluran bantuan oleh tim Mata Garuda LPDP Aceh pada 4 Desember 2025.

Kesaksian ini menjadi bukti bahwa bantuan kemanusiaan masih sangat dibutuhkan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Selain daerah Gayo, Mata Garuda LPDP Aceh juga telah mengantarkan bantuan ke sejumlah daerah lain lokasi banjir di Aceh.

Seperti disampaiakan Heri Gustami, M.Kom dosen Universitas Almuslim salah seorang relawan lembaga tersebut di Kabupaten Bireuen.

Menurut Heri Gustami, walau kondisi akses jalan dengan sejumlah jembatan terputus, kami berhasil menembus ketelisoliran daerah untuk mengantarkan sejumlah bantuan sembako titipan Mata Garuda kepada masyarakat korban di daerah Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen ungkap Heri Gustami terharu.

Menurut Heri Gustami, karena kondisi akses transportasi yang sulit saat pengantaran bantuan mereka juga bergabung dengan sejumlah relawan dari sejumlah lembaga lain seperti IAKAS, PERKI Surabaya, serta juga melibatkan mahasiswa Universitas Almuslim, jelasnya.

Sejak dibuka pada 27 November 2025, penggalangan dana yang digerakkan Mata Garuda LPDP Aceh dan sejumlah lembaga telah menerima amanah dari publik dalam bentuk donasi.

Berdasarkan laporan pembaruan per 4 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, total dana yang terkumpul melalui Mata Garuda LPDP Aceh
mencapai Rp250.040.000.

Sebanyak 95,4 persen dari total donasi telah disalurkan, sementara Rp11.461.000 sisanya masih dalam proses penyaluran lanjutan.

Bantuan telah menjangkau 112 desa di 9 kabupaten/kota di Aceh. Penyaluran difokuskan pada kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, sembako, pakaian, perlengkapan bayi, dan logistik pemulihan awal.

Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap dengan dukungan relawan dan masyarakat setempat.

PIC Relawan dan Koordinator Penyaluran Bantuan, Ajmir Akmal, menyampaikan:
“Kita akan terus bergerak memberi dampak semampu kita untuk terus memberikan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Kita juga coba telusuri daerah atau lokasi yang belum mendapatkan bantuan untuk jadi sasaran penyaluran bantuan selanjutnya. Bantuan ini diharapkan menjadi sedikit keringanan bagi para masyarakat yang terdampak banjir,” tutup Ajmir.

Seperti yang disampaikan Ajmir, upaya penyaluran bantuan masih terus berlanjut. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang tidak mudah. Wilayah seperti Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Singkil, dan beberapa daerah lain masih sulit diakses karena kerusakan jalan dan jembatan.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor ini telah meninggalkan dampak yang sangat besar. Berdasarkan data BNPB per 4 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, tercatat 812 jiwa meninggal dunia, 509 jiwa masih hilang, dan lebih dari 2.700 orang mengalami luka-luka akibat banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Aceh sendiri, korban meninggal dunia mencapai 325 jiwa. Total masyarakat yang terdampak di tiga provinsi mencapai 3,2 juta jiwa yang tersebar di 50 kabupaten.

Kerusakan infrastruktur juga sangat luas, dengan lebih dari 10.500 rumah rusak, 295 jembatan hancur, serta ratusan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan peribadatan yang tidak berfungsi.

Dalam aksi ini, Mata Garuda LPDP Aceh menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, mitra, dan donatur yang telah membantu.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gemama Hardika PK39, Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A), Nirnaya Dira PK264, Arvind Kawitri PK123, Ambatik Nawasena PK125, Najla Collection, Rohingya Community Around the World, David dan Ratna, serta Bank Sahabat Sampoerna yang ikut berkontribusi dalam aksi penyaluran bantuan ke beberapa titik terdampak.

Untuk menjaga keamanan dan kepercayaan publik, Mata Garuda LPDP Aceh mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum yang mungkin memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan. Informasi resmi dan akun donasi hanya dipublikasikan melalui kanal komunikasi resmi organisasi (Instagram @matagaruda_aceh).

Donasi masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui rekening:
BSI 1173870491 a.n. Ajmir Akmal
Konfirmasi transfer melalui:
Wildan: +62 822 6032 2474
Ajmir: +62 853 7167 6299

Berita Terkait

Walau tergolong kampus baru, Uniki raih PTS Terbaik ke-3 di Provinsi Aceh
Asah Kreativitss Anak, Mahasiswa KKM Gelar Perlombaan
Asah Kreativitss Anak, Mahasiswa KKM Gelar Perlombaan
Mahasiswa KKM Umuslim giatkan pengajian Anak-Anak desa Jangka Alue U
Mahasiswa KKM Umuslim Berpartisipasi Pembagian MBG di Gampong Jangka Alue U
Mahasiswa Umuslim Lakukan Program Mahasiswa Berdampak di Pante Lhong
Alumni  Magister Manajemen Uniki dominasi pimpin  Kepala SMA, SMK, dan SLB Se-Kabupaten Bireuen
BEM Fakultas Hukum Uniki Gelar Trauma Healing di Desa Dampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:49 WIB

Polsek Padang Tualang Amankan Ibadah Minggu,Kapolres Langkat Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:51 WIB

Polsek Tanjung Pura Ungkap Kasus Pencurian dan Mengamankan Terduga Pelaku

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:00 WIB

Bupati Syah Afandin Buka Musda X Al Washliyah , Tegaskan Sinergi Langkat Marhamah

Selasa, 17 Februari 2026 - 00:46 WIB

Syah Afandin Perkuat Pengajar Al-Qur’an Dukung Standarisasi Metode Tsaqifa

Senin, 16 Februari 2026 - 08:16 WIB

Wartawan Diduga Dihalangi Saat Liputan Pelantikan Pejabat di Langkat ,Ini penjelasan Kasatpol PP

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tradisi Punggahan di Puskesmas Bahorok: Pupuk Kebersamaan Jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:50 WIB

Wakil Bupati Langkat Salurkan ZIS BAZNAS 2026 Siswa dan Guru Ngaji Terdampak Banjir

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:03 WIB

Langkat Kehilangan Tokoh Pendidikan dan Budaya: Wali Utama Komunitas Tanjak Langkat Sampaikan Duka Mendalam

Berita Terbaru