Masyarakat Kota Lhokseumawe minta Mendagri Ganti PJ Walikota Lhoksemawe dengan Sosok yang Peduli Pendidikan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 17:42 WIB

40600 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe | Masa jabatan PJ Walikota  Lhokseumawe akan berakhir pada tanggal 12 Juli nanti dan akan dilakukan perpanjangan untuk satu tahun kedepan. Berbagai tanggapan masyarakat pun muncul menyikapi berakhirnya SK PJ Walikota  Lhokseumawe terkait siapa yang akan menjadi orang nomor satu di Kota Lhokseumawe.

Salah satu Tokoh Masyarakat dan Pemuda Kota Lhokseumawe Rizki Fauzan menerangkan, bahwa Kepemimpinan PJ Walikota saat ini yang di pimpin saudara imran telah gagal membangun kota Lhokseumawe.

“Kita berharap pada pusat agar Seluruh anggota Tim Evaluator yang diketuai oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri RI. Bisa mengambil kebijakan langkah sigap terkait persoalan tersebut”. Terang Rizki, kepada wartawan, Selasa (12/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kota Lhokseumawe dibawah Kepemimpinan PJ Walikota saudara imran selama ini tidak ada program yang menguntungkan daerah maupun masyarakat kota Lhokseumawe.

Sambungnya, Saudara imran tidak mampu mengelola kota Lhokseumawe menjadi lebih baik justru pemerintahan berjalan stagnan dibawah beliau tidak ada pembangunan apapun bahkan di tahun 2023 ini belum satu pun pekerjaan pembangunan yang dilakukan sehingga perekonomian masyarakat pun tidak terjadi peningkatan.

Semestinya jika ada pembangunan maka ekonomi masyarakat menengah akan bergerak. Aktivitas sosial masyarakat juga berjalan normal. Tapi selama ini kita bisa lihat bagaimana reaksi masyarakat baik itu dari kalangan mahasiswa cukup banyak yang bersuara terjadinya penolakan terhadap Kepemimpinan PJ Walikota imran.

Menurut nya, “Begitu juga hubungan Walikota dengan DPRK Kota Lhokseumawe beberapa kali diacap memunculkan polemik sehingga kita menilai terjadinya disharmoni, antara Eksekutif dan Legislatif lantas bagaimana mereka bisa bekerja untuk pemberdayaan rakyat dan pembangunan daerah,” Ujar Rizki.

Tokoh Pemuda yang peduli terhadap Lingkungan pendidikan ini, menilai bahwa kedepan Kota Lhokseumawe sebaiknya di pimpin oleh PJ Walikota yang memahami dunia pendidikan, karena Kota Lhokseumawe merupakan daerah yang cukup banyak lembaga pendidikan disini, banyak kampus-kampus besar dan selama ini kita akui bahwa keberadaan kampus dengan puluhan ribu jumlah mahasiswa nya telah banyak membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Bahkan disaat Pemerintah Kota Lhokseumawe dianggap alpa dalam hal meningkatkan perekenomian pendapatan masyarakat maka kampus hadir menjadi solusi,” jelas Rizki Fauzan.

PJ Walikota Lhokseumawe kedepan haruslah di pimpin orang-orang yang mampu menjalin hubungan baik dengan semua pihak termasuk salah satu nya dengan lembaga pendidikan yang ada di daerah.

“Dan saya melihat PJ Gubernur Aceh telah merekomendasi kan 3 orang menjadi PJ Walikota Lhokseumawe”. Ujar Rizki.

Disebutkannya, Satu diantara nya bisa kita katakan cukup berperan di dunia pendidikan selama ini dan tentu punya hubungan baik dengan semua lembaga pendidikan di Aceh khususnya Kota Lhokseumawe. Kata Rizki yang juga di kenal Aktivis muda itu.

Kalau PJ Walikota imran selama ini jangan kan membangun hubungan baik dengan pihak luar sementara hubungan beliau dengan DPRK Kota Lhokseumawe saja kurang baik. Padahal DPRK merupakan mitra kerja utama Pemerintah kota Lhokseumawe.

“Silahkan menilai sendiri, ini sebuah prestasi atau tidak,” Pungkasnya.

Sehingga cukup banyak bukti kegagalan imran dalam memimpin Kota Lhokseumawe, selama ini dan Mendagri kita minta agar segera mengganti nya dengan orang-orang yang telah di Rekomendasi kan oleh PJ Gubernur Aceh, karena kami menilai cukup layak untuk memimpin Kota Lhokseumawe kedepan. Tutup Aktivis yang selama ini aktif bergerak mengkritisi PJ Walikota Lhoksemawe

Berita Terkait

Kemenkeu Mengajar 10 Hadir di Dayah Ulumuddin, Bukti Santri Punya Peluang yang Sama Membangun Negeri
Semangat Lokal dan Nilai Kemenkeu Menyatu dalam Program CAKRA DONYA Bea Cukai Lhokseumawe
Kolaborasi Akademik: UIN dan Bea Cukai Lhokseumawe Tinjau Perdagangan Pakaian Bekas
Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bea Cukai dan Lanal Lhokseumawe Tingkatkan Kolaborasi Pengawasan Laut
Ketum Apkasindo Buka Rakerwil Aceh: “Bangun Kepekaan, Jaga Solidaritas Petani Sawit Aceh”
Operasi Gabungan Bea Cukai Aceh Berhasil Bongkar Truk Pembawa 3,87 Juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai
Peran Dinamis APKASINDO Aceh: Dari Sawit Menuju Regenerasi Pemimpin Masa Depan
Proyek Drainase Jalan Elak Belum Rampung, Warga Alue Awe Terpaksa Tempuh Jalur Memutar

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:22 WIB

Mahasiswa KKM Pendampingan Menghilangkan Trauma Anak Anak Pasca Banjir Di Desa Blang Cut, Peusangan Selatan

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:12 WIB

Untuk Memulihkan Trauma Pasca Banjir, Mahasiswa KKM gelar aneka lomba untuk Anak-Anak.

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:24 WIB

Mapala ALASKA Umuslim Survey DAS Krueng Peusangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:38 WIB

KKM Tematik Uniki bersihkan Meunasah Desa Imbudee

Senin, 29 Desember 2025 - 22:29 WIB

Peserta KKM Uniki bersihkan Fasum Desa Leubok Naleung dan desa Puloe Peudada

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:37 WIB

BEM Uniki Bantu Pembersihan Lumpur di Desa Dampak Banjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:50 WIB

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen antarkan peserta KKM UNIKI, ke desa berdampak Banjir

Berita Terbaru

BIREUEN

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:21 WIB