Banda Aceh, teropongbarat.com. Semangat juang kontingen Wushu Kota Subulussalam mulai menyala di Tanoh Rencong. Atlet muda berbakat, Khaisya Arasi, sukses menembus babak final ajang Pra PORA yang berlangsung di Banda Aceh, Rabu (13/05/2026).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Subulussalam. Atlet Wushu Sanda andalan daerah itu kini dipersiapkan untuk tampil pada ajang PORA Aceh 2027 yang akan digelar di Aceh Jaya.
Kehadiran perwakilan KONI Subulussalam, Rahmat Lingga, turut memberi semangat langsung kepada para atlet yang berlaga di Banda Aceh. Ia menyampaikan pesan motivasi kepada Khaisya agar terus menjaga semangat latihan dan rendah hati dalam meraih prestasi.
“Raihlah prestasi setinggi mungkin demi Kota Meutuah Subulussalam. Tetap semangat, rendah hati, dan terus giat berlatih untuk menuju PON 2028 di NTB-NTT,” ujar Rahmat Lingga.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Khaisya Arasi sendiri bukan nama baru di dunia olahraga bela diri. Siswi SMAN 1 Simpang Kiri itu sebelumnya telah mengikuti berbagai kejuaraan dan berhasil meraih sejumlah medali pada tingkat junior di Sumatera Utara.
Perjalanan Khaisya Solin menuju final mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Subulussalam melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Subulussalam, serta KONI Subulussalam dan masyarakat yang berharap cabang olahraga Wushu Sanda kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Ketua KONI Subulussalam, Ardhi Yanto Ujung, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan atlet-atlet daerah yang membawa nama Kota Subulussalam.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada para atlet dan cabang olahraga Wushu Sanda yang akan mengikuti PORA di Aceh Jaya 2027. Percayalah pada potensi diri, karena setiap atlet harus memiliki kekuatan untuk meraih mimpi,” ujarnya memberi semangat.
Sorotan publik kini tertuju pada Khaisya Arasi Solin yang dikenal memiliki semangat juang tinggi dan disiplin dalam berlatih. Doa serta dukungan masyarakat terus mengalir agar atlet muda Subulussalam tersebut mampu meraih tiket menuju PORA Aceh 2027 sekaligus membuka peluang tampil pada ajang POPNAS hingga PON mendatang.
Pelatih Wushu Subulussalam juga menaruh harapan besar agar Khaisya mampu membawa pulang prestasi terbaik dan terus mengukir sejarah bagi dunia olahraga Kota Subulussalam. (*).Anton Steven Tinendung

















































