Harga Melonjak, Pemkab Bantaeng Gelar Pangan Murah

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:16 WIB

40738 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.COM, – Harga kebutuhan bahan pokok beberapa pekan terakhir, terutama beras melonjak. Di pasar sentral Bantaeng misalnya, harga perliter (753 gram) berada pada kisaran Rp 11.000 hingga Rp 12.000.

Sebagai makanan pokok masyarakat Bantaeng khususnya, kenaikan harga tersebut sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan hidup keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masnawiyah, seorang perempuan paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci, mengaku terpaksa mengutang untuk menghidupi diri dan kedua anaknya.

“Sebelum terjadi kenaikan harga, Alhamdulillah kebutuhan kami sehari-hari terpenuhi. Tapi akhir-akhir ini, saya harus mengutang untuk mencukupi belanja dapur kami”, akunya.

Fenomena seperti ini lazim setiap terjadi kenaikan harga sembako, terutama makanan pokok.

Menyikapi masalah kenaikan harga, Pemkab Bantaeng melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar pangan murah sekaligus sosialisasi harga pangan.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir Hj Rahmaniah, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi lonjakan harga dengan menggelar pangan murah.

Adapun instansi dan lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini yakni, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM, Kelompok Tani dan lain-lain.

Acara yang dilaksanakan di Pantai Seruni, Rabu (28/2/2024), langsung diserbu warga. “Kegiatan pangan murah ini merupakan langkah mengantisipasi lonjakan dan sosialisasi harga pangan, sekaligus pengendalian situasi”, jelasnya.

Menurutnya, lonjakan harga ini terjadi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. “Lonjakan harga ini terkait datangnya bulan suci Ramadhan”, katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Bantaeng akan terus melakukan kegiatan seperti ini untuk menjaga stabilisasi harga dan pemenuhan pangan masyarakat.

Dipaparkan Kadis, Pemkab akan terus memantau ketersediaan pangan yang dijual dibawah harga pasar. “Artinya, masyarakat mau beli, ada pangan”, pungkasnya. (Opick)

Berita Terkait

AKBP Andi Mayasari Patongai Terima Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Ombudsman RI
Pencak Silat Militer Jadi Rutinitas Wajib Prajurit Kodim 1410/Bantaeng Untuk Tingkatkan Kemampuan Prajurit
Mengaku Dapat “Rezeki” Nomplok, Pria di Bantaeng Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng, Simpan Tas Temuan
Semarakkan Muktamar V, Wahdah Islamiyah Bantaeng Gelar Jalan Sehat Fun Walk 2026
Dugaan Permintaan Uang Oknum Penyidik Polwan di Kasus KDRT Bantaeng Didalami Paminal
Reserse Narkoba Polres Bantaeng Intensifkan Patroli Rutin Sasar Tempat Hiburan Malam
Babinsa Kelurahan Onto Pastikan Kegiatan Kemah Pelajar Berlangsung Aman dan Kondusif
Pimpin Patroli, Kasat Reskrim Bantaeng: Layanan 110 Siap 24 Jam untuk Aduan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:14 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:06 WIB

51 Calon Mahasiswa baru Pascasarjana Umuslim ikuti Seleksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Mahasiswa Pesantren Jami’ah Kebangsaan Bireuen Ikuti International Conference Santri Mendunia di Tiga Negara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Dosen Pascasarjana UNIKI Raih Sertifikasi Internasional CIFA

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Penjas UNIKI Teken MoA dan IA dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Dekan FKes Umuslim Pemateri Bimwin Kemenag Bireuen

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Mahasiswa prodi Pendidikan Seni Pertunjukan Fkip UNIKI Raih Juara III Peksimida

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:06 WIB

Perkuat Kualitas SDM Dosen, Umuslim dan Fasilkom USU Teken Kerjasama

Berita Terbaru

TNI

Babinsa jalin komsos dengan masyarakat Desa Binaan

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:56 WIB