Harga Melonjak, Pemkab Bantaeng Gelar Pangan Murah

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:16 WIB

40727 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.COM, – Harga kebutuhan bahan pokok beberapa pekan terakhir, terutama beras melonjak. Di pasar sentral Bantaeng misalnya, harga perliter (753 gram) berada pada kisaran Rp 11.000 hingga Rp 12.000.

Sebagai makanan pokok masyarakat Bantaeng khususnya, kenaikan harga tersebut sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan hidup keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masnawiyah, seorang perempuan paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci, mengaku terpaksa mengutang untuk menghidupi diri dan kedua anaknya.

“Sebelum terjadi kenaikan harga, Alhamdulillah kebutuhan kami sehari-hari terpenuhi. Tapi akhir-akhir ini, saya harus mengutang untuk mencukupi belanja dapur kami”, akunya.

Fenomena seperti ini lazim setiap terjadi kenaikan harga sembako, terutama makanan pokok.

Menyikapi masalah kenaikan harga, Pemkab Bantaeng melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar pangan murah sekaligus sosialisasi harga pangan.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir Hj Rahmaniah, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyikapi lonjakan harga dengan menggelar pangan murah.

Adapun instansi dan lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini yakni, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM, Kelompok Tani dan lain-lain.

Acara yang dilaksanakan di Pantai Seruni, Rabu (28/2/2024), langsung diserbu warga. “Kegiatan pangan murah ini merupakan langkah mengantisipasi lonjakan dan sosialisasi harga pangan, sekaligus pengendalian situasi”, jelasnya.

Menurutnya, lonjakan harga ini terjadi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. “Lonjakan harga ini terkait datangnya bulan suci Ramadhan”, katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Bantaeng akan terus melakukan kegiatan seperti ini untuk menjaga stabilisasi harga dan pemenuhan pangan masyarakat.

Dipaparkan Kadis, Pemkab akan terus memantau ketersediaan pangan yang dijual dibawah harga pasar. “Artinya, masyarakat mau beli, ada pangan”, pungkasnya. (Opick)

Berita Terkait

Malam Tak Menyurutkan Semangat, Personel Kodim 1410/Bantaeng Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung
Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Pemilihan Imam Kelurahan Bonto Manai
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Disaksikan Forkopimda Kabupaten Jeneponto, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Serahkan Santunan JKM Kepada Ahli Waris
Meriahkan HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Dandim 1410/Bantaeng Pimpin Syukuran Penuh Kebersamaan
Melalui Upacara Hari Lahir Pancasila, Dandim 1410/Bantaeng Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru