Kajari Bantaeng Terima Pengembalian Uang Korupsi Pembangunan Irigasi Perpipaan Batu Massong

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 20:51 WIB

40370 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Kejaksaan Negeri Bantaeng telah menerima pengembalian kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.243.854.545 (dua miliar dua ratus empat puluh tiga juta delapan ratus lima puluh empat ribu lima ratus empat puluh lima rupiah) dari Tersangka AM dan SA dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Irigasi Perpipaan Batu Massong Kabupaten Bantaeng Tahun Anggaran 2013 Pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng.

Hal ini disampaikan Kajari Bantaeng Satria Abdi, SH,.MH saat memimpin Press Release di lobi Kantor Kajari Bantaeng, Jalan Andi Mannapiang, Kelurahan Lembang. Selasa malam (21/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Kajari mengatakan, adapun penetapan jumlah kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.243.854.545 tersebut merupakan hasil yang diperoleh dari Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi Batu Massong Pada Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng TA 2013 oleh BPKP Provinsi Sulawesi Selatan.

Masing-masing Tersangka, sambung Kajari Bantaeng telah mengembalikan kerugian keuangan negara, yaitu sebesar Rp. 1.121.927.273 (satu miliar seratus dua puluh satu juta sembilan ratus dua puluh tujuh ribu dua ratus tujuh puluh tiga rupiah) dari Tersangka AM, sedangkan sebesar Rp. 1.121.927.272 (satu miliar seratus dua puluh satu juta sembilan ratus dua puluh tujuh ribu dua ratus tujuh puluh dua rupiah) dari Tersangka SA yang dititipkan pada rekening Kejaksaan Negeri Bantaeng di Bank BRI.

Bahwa Perkara ini sudah Tahap Penyidikan dan telah ditetapkan Tersangka, maka terhadap pengembalian kerugian keuangan negara ini tidak menghapus di pidananya pelaku tindak pidana sesuai ketentuan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, tutup Kajari Bantaeng Satria Abdi. (Opick)

Berita Terkait

Libatkan Masyarakat, Polres Bantaeng Gelar Jalan Santai dan Senam Bersama
Kehadiran Babinsa di Rumah Duka Jadi Bukti Nyata Kepedulian TNI kepada Keluarga Prajurit
Tiga pria di Bantaeng Diamankan Tim Cobra Patmor Sat Samapta, Diduga Usai Pesta Narkoba
Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Karaeng Sambangi Warga Binaan di Tombolo Eja
URC Satreskrim Polres Bantaeng, Optimalkan Patroli Pemeliharaan Kamtibmas
Bangun Konektivitas Wilayah, Kodim 1410/Bantaeng Gelar Karya Bakti di Dua Titik Pembangunan Jembatan
Pererat Kebersamaan TNI dan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Gandeng Masyarakat Nobar Piala Dunia di Tribun Seruni
Babinsa Desa Kaloling Bersama Tiga Pilar Perkuat Komsos dan Dukung Petani Jagung serta Cabai

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:41 WIB

Babinsa Gotong Royong Bangun Koperasi Merah putih Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WIB

Babinsa Posramil Kuala Pesisir Dampingi Petani Merawat Tanaman Semangka

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:37 WIB

Tetap semangat dan Kompak Babinsa Koramil 03/Senagan Timur Komsos Bersama Warga Di warung kopi di Desa Binaan 

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:36 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:35 WIB

Babinsa jalin komsos dengan warga binaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:32 WIB

Satgas Jembatan Gantung Perintis Garuda Kebut Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 12:45 WIB

Kehadiran Babinsa di Rumah Duka Jadi Bukti Nyata Kepedulian TNI kepada Keluarga Prajurit

Senin, 15 Juni 2026 - 08:27 WIB

Babinsa giat Komsos dengan Aparat Desa

Berita Terbaru