Melalui upaya Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Bantaeng Buka Rakor HLM TPID 2024

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Jumat, 16 Februari 2024 - 12:31 WIB

40273 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.COM, – Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Penjabat Bupati, Andi Abubakar baru saja membuka secara resmi Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bantaeng Tahun 2024, Jumat (16/2/2024).

Selain mendiseminasikan upaya TPID Kabupaten Bantaeng dalam mengendalikan tingkat inflasi Bantaeng sepanjang tahun 2024, kegiatan ini juga dilaksanakan dengan maksud untuk memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta stakeholder terkait dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj. Bupati Bantaeng Andi Abubakar pada kesempatan itu menyampaikan bahwa informasi data harga pasar saat ini beberapa komoditi harganya meningkat. Oleh sebab itu dari 2 kali rakor inflasi kita harus mengintegrasikan seluruh potensi dalam sebuh strategi mulai dari gerakan pangan murah, operasi pasar, kerjasama antar daerah, rumah pangan murah.

“Kita harus melakukan ini segera Karena kita juga menghadapi bulan maret ini memasuki bulan suci Ramadhan, biasanya menjelang Ramadhan kebutuhan-kebutuhan pokok meningkat”, ujarnya.

Sebab menurutnya, memang hukum ekonomi itu apabila permintaan pasar tinggi, harga juga ikut meningkat. Maka dari itu diharapkan dapat dilakukan subsidi untuk pengendalian inflasi.

Beliau juga menyampaikan harapan agar berbagai strategi atau program-program sudah dapat dipersiapkan misalnya untuk gelar pangan murah atau pasar murah ini bisa dilakukan di 8 Kecamatan dengan betul-betul memperhatikan komoditi yang harganya sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi.

“Inflasi itu artinya pengendalian ya bukan menekan, pengendalian itu maksudnya jangan sampai harga juga terlalu rendah. Kalau harga terlalu rendah petani akan di rugikan dan angka kemiskinan akan meningkat. Makanya inflasi ini di kendalikan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tutupnya. (***/Opick)

Berita Terkait

Malam Tak Menyurutkan Semangat, Personel Kodim 1410/Bantaeng Bersama Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung
Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Pemilihan Imam Kelurahan Bonto Manai
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Disaksikan Forkopimda Kabupaten Jeneponto, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Serahkan Santunan JKM Kepada Ahli Waris
Meriahkan HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin, Dandim 1410/Bantaeng Pimpin Syukuran Penuh Kebersamaan
Melalui Upacara Hari Lahir Pancasila, Dandim 1410/Bantaeng Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru