Sekeluarga Hampir Bahaya Karena Mesin Mobilnya Pecah Berbenturan Dengan Rel Kereta Api Noi 07 Medan Helvetia  

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2024 - 03:22 WIB

40313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Text Foto Perlintasan 07 dan Pecahan Mesin Mobil) 

 

Medan | Sebuah jalur perlintasan PT Kereta Api Indonesia (JPL No 07) di Kecamatan Medan Helvetia berlubang “nyaris” membahayakan dan memakan korban jiwa pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya mobil sedang yang ditumpangi oleh Ibu Vidi sekeluarga mendadak berhenti tersangkut dan mengeluarkan suara yang keras karena mesin berbenturan dengan besi rel kereta api, dimana aspal di sela sela rel tersebut berlubang dan mobil yang ditumpangi oleh sekeluarga tersebut tidak bisa berjalan dikarena kan mesin udah pecah dan olinya keluar Pada Rabu 6/3/2024 malam.

Beruntung pada saat itu pengemudi mini bus berwarna silver tersebut langsung turun mengecek situasi dan melihat ke bagian bawah mobilnya yang sudah lengket ditahan oleh besi di pinti jalur perlintasan kereta api no 07 di Kecamatan Medan Helvetia tersebut.

Sejumlah warga dan pengguna jalan lain nya yang melihat mobil tersebut langsung membantu pengemudi agar segera dapat keluar dari jalur karena kereta api akan segera melintas dari jalur tersebut.

“Saya bersama suami dan ketiga orang anak anak kami tadinya mau menuju ke arah Ringroad, namun pada saat melintasi jalur kerata api no 07 ini tiba tiba mobil kami terdengar suara benturan keras, ternyata setelah kami cek ternyata bagian mesinnya sudah pecah dan mengeluarkan oli karena sangkut di besi perlintasan kereta api itu. beruntung ada tadi warga dan pengguna jalan yang langsung datang dan menolong kami, mereka bilang disini berbahaya kalau mobil berhenti perlintasan kereta api,” sebutnya saat usai mendorong mobilnya keluar dari Jalur kereta api

Menurut nya, bahwa besi rel di jalur perlintasan kereta api no  07 tersebut lebih tinggi besi  dari pada aspalnya, sehingga menurutnya mobil yang ia tumpangi seakan akan melintasi gelombang dan bagian mesin mobil pecah karena berbenturan dengan rel jalur rel kereta api di kecamatan Helvetia tersebut.

“Beruntung tadi ada warga dan beberapa pengguna jalan yang membantu kami sehingga kami bisa lolos dari bahaya itu, kami kecewa masi ada juga jalan yang berlubang khususnya di perlintasan Kereta Api di Kota Medan ini, Jelas ini sangat berhaya bagi seluruh pengguna jalan karena bisa saja ada korban jiwa jika mobilnya lengket dan kereta api saat itu melintas. Kondisi mobil kami mesinya pecah kena benturan rel kereta api, olinya sudah keluar dari mesin yang pecah itu, tadi suami saya sudah sampaikan ke petugas penjaga pintu kereta api JPL No 07 akan tetapi kami disarankan untuk mendatangi kantor KAI di dekat Kantor Pos Medan.

Muhamad Akbar, Petugas Jaga di Jalur perlintasan Kerta Api no 07 di Kecamatan Medan Helvetia saat ditemui kantor penjagaan pintu perlintasan mengatakan bahwa kejadian tersebut agar di laporkan ke kantor Kereta Api Indonesia (KAI).

“Datang ke kantor PT KAI yang di dekat Kantor Pos Medan untuk hal tersebut,” ucapnya

Dia juga menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan jalan Provinsi bukan jalan PT KAI (Kereta Api Indonesia).

Akan tetapi mirisnya, cctv di lokasi juga tidak ada terpasang dan saat di tanya petugas tersebut tidak tau apa yang baru saja terjadi di jalur pintu pengaman ataupun perlintasan kereta api no 07 yang ia jaga. (Leodepari)

Berita Terkait

Peningkatan Kualitas Mahasiswa, Prodi MIH Gelar Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dengan Orisinalitas Tinggi
Dari Sumatera Utara, Putra Minang Beri Dukungan Penuh untuk Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai Komandan Upacara HUT RI 2026
Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Tiga Pasang Calon, 70 Pemilih, dan Drama Suara yang Bikin Deg-degan
Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga
Dukung Keberanian Ricky Anthony Kritik Bobby Nasution,PMKRI Medan: Sikap Arogan Tak Pantas Dipertontonkan
Soroti Aksi Walkout Bobby Nasution HIMMAH Sumut Dukung Keberanian Ricky Anthony
NasDem Sumut Tegaskan Kritik Ricky Anthony terhadap Aksi Walkout Bobby Nasution Adalah Sikap Resmi Partai
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB