Tingkatkan Pengamanan Pilkada Wilayah Jatim, Kapolres Sampang Buka Rakor Lintas Sentral Operasi Mantap Praja Semeru

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 19:23 WIB

40294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Wakil Kepala Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten di wilayah Jawa Timur tahun 2024. Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sampang AKBP Hendro Sukmono S.H,S.IK,M.IK membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Semeru, di lapangan Apel belakang Mapolres Sampang. Kamis (15/08/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakor ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Sampang, KPU Sampang, Bawaslu Sampang, perwakilan instansi dari Pemkab Sampang serta diikuti ratusan personil Polres Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono pada awal sambutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggotanya yang telah bekerja sama dengan TNI serta stakeholder lainnya di wilayah masing-masing dalam mengelola Kamtibmas sehingga hingga saat ini relatif cukup kondusif.

Menurut AKBP Hendro Sukmono, sinergi ini sangat penting untuk dipertahankan terutama dalam menghadapi dan mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2024 agar berjalan dengan aman, lancar, damai dan sesuai harapan semua masyarakat.

Kepada seluruh peserta Rakor lintas sektoral, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa tahun 2024 merupakan momen politik yang sangat penting bagi Kabupaten Sampang karena akan diselenggarakan Pilkada.

“Walaupun pelaksanaannya belum dimulai, semarak pesta demokrasi sudah terasa sejak saat ini terlihat dari munculnya beberapa tokoh muncul di ruang publik yang di perkirakan akan diusung sebagai calon Bupati” lanjut Kapolres Sampang.

Lebih lanjut AKBP Hendro Sukmono menyampaikan bahwa dalam menciptakan sekaligus menjaga Kamtibmas yang aman selama pelaksanaan Pilkada, Polres Sampang dengan dukungan TNI, instansi terkait serta mitra Kamtibmas lainnya menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Praja Semeru 2024 selama 135 hari terhitung 19 Agustus sampai 31 Desember 2024.

Dalam pelaksanaannya AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Praja Semeru 2024 dalam pelaksanaannya mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum apabila ditemukan tindak pidana Pemilu maupun tindak pidana umum yang mengganggu jalannya Pilkada.

Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono mengatakan kepada seluruh peserta Rakor bahwa sebelum pelaksanaannya Ops. Mantap Praja Semeru 2024, Polres Sampang beserta Polsek jajarannya telah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa kegiatan cooling system.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi perpecahan dan konflik baik di tengah masyarakat maupun di dunia maya dengan tujuan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan memastikan Pilkada berjalan damai serta kondusif hingga pasca pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024” Kata AKBP Hendro Sukmono.

Menurut AKBP Hendro Sukmono keberhasilan Pilkada serentak 2024 akan tercermin dari pelaksanaannya yang berlangsung aman dan lancar sesuai aturan yang berlaku diiringi oleh partisipasi pemilih yang tinggi.

“Selain itu pemerintahan dan pelayanan publik harus tetap berjalan tanpa gangguan sehingga stabilitas dan kemajuan daerah tetap terjaga selama dan setelah Pilkada berlangsung” lanjut Kapolres Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono menegaskan bahwa Rakor lintas sektoral ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan melakukan sosialisasi awal kepada seluruh stakeholder terkait dalam rangka pelaksanaan Ops. Mantap Praja Semeru 2024 serta mempersiapkan pengamanan Pilkada 2024 dengan matang dengan harapan Pilkada berlangsung aman, lancar dan damai. (Red).

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru