Polemik Uis Karo di Pisah Sambut Kapolres,Pemkab Langkat Sampaikan Permohonan Maaf

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:02 WIB

408 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Ketua DMSL

Dokumentasi Foto Ketua DMSL

 

 

LANGKAT,Teropong Barat.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus permohonan maaf atas polemik yang berkembang terkait prosesi pemberian Uis Karo pada acara Pisah Sambut Kapolres Langkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Klarifikasi tersebut disampaikan pada Jumat (17/7/2026) melalui Kepala Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Langkat, Winanda Akbar. Langkah ini diambil guna merespons masukan masyarakat terkait penggunaan simbol adat di daerah yang memiliki akar budaya Melayu yang kuat.

 

 

Winanda menegaskan bahwa insiden tersebut murni terjadi akibat kekhilafan dan miskomunikasi dalam aspek teknis pelaksanaan protokol, tanpa ada unsur kesengajaan untuk mengabaikan nilai-nilai budaya Melayu.

 

 

 

“Hal ini murni miskomunikasi, tidak ada unsur kesengajaan. Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Langkat, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang merasa kurang berkenan atas kejadian ini,” ujar Winanda dalam keterangan resminya.

 

 

Ia menambahkan, pemberian uis tersebut semata-mata dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan persaudaraan kepada pejabat yang baru bertugas. Pihaknya sama sekali tidak bermaksud menjadikannya sebagai representasi maupun pengganti identitas budaya Melayu yang menjadi jati diri Kabupaten Langkat.

 

 

Sebagai langkah perbaikan, Bagian Protokol Setdakab Langkat berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaksanaan kegiatan keprotokolan ke depan.

 

 

“Kami berkomitmen agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Evaluasi akan kami lakukan agar ke depan setiap prosesi resmi benar-benar memperhatikan aspek budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal Kabupaten Langkat,” tegas Winanda.

 

 

 

*DSML Imbau Pemkab Patuhi Perda Kebudayaan*

 

Merespons klarifikasi tersebut, Ketua Dewan Syarikat Melayu Langkat (DSML), Sukhyar Mulyamin, menyatakan bahwa pihaknya memaklumi dan meyakini tidak ada unsur kesengajaan dari pihak pemerintah daerah. Kendati demikian, ia mengingatkan agar peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama.

 

 

“Kami memahami tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Namun, ke depan kami berharap Pemkab Langkat lebih selektif dan berhati-hati dalam menggunakan simbol-simbol daerah pada acara resmi. Hal seperti ini rentan memicu polemik yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” kata Sukhyar.

 

Sukhyar juga mendorong agar Pemkab Langkat ke depan ketat berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Langkat Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah dalam setiap aktivitas pemerintahan.

 

 

“Perda tersebut sudah menjadi pedoman jelas dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan daerah. Kami berharap setiap kegiatan resmi mengacu pada ketentuan itu agar penggunaan simbol budaya benar-benar mencerminkan jati diri Langkat, dengan tetap menghormati keberagaman masyarakat yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

(Redaksi)

Berita Terkait

Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Hidayat Riadi Manik resmi di Lantik Perkuat DPRK Aceh Singkil, Bupati Safriadi Oyon Ajak Bangun Sinergi Demi Kemajuan Daerah
MADAS Sedarah Kecam Penertiban Disertai Dugaan Penyitaan Terhadap Pedagang Rokok, Bung Taufik: Negara Harus Hadir Memberikan Solusi, Bukan Hanya Menindak
Resmi,Kabiro Teropong Barat.com Langkat Binjai Terima Sertifikat Kompetensi Wartawan
RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP
Hadir di Tengah Masyarakat, Den Turangga Ditpolsatwa Polri Bagikan Jumat Berkah di Depok

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:16 WIB

MARAK PENGGALIAN *TANAH SAWAH LIAR, WARGA DiDUGA TANPA IZIN: BAHAYAKAN KETAHANAN PANGAN  

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:46 WIB

Dukung Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji TNI,: Bentuk Apresiasi kepada Penjaga Kedaulatan Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:58 WIB

Sosialisasi Pengadministrasian Pendaftaran Tanah Ulayat, Bekali Masyarakat Hukum Adat Buton Selatan Soal Tahapan Sertipikasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:58 WIB

Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:35 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Kepala Daerah Berperan Strategis dalam Penyelesaian Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:35 WIB

Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:33 WIB

Sedang Mengurus Urusan Pertanahan? Cari Tahu Biayanya di Sini!

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:33 WIB

Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Berita Terbaru