HOAKS Daur Ulang! Isu Lama soal Narkoba di Lapas I Medan Digoreng untuk Kepentingan Tertentu

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:10 WIB

40165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN |  Beredar kembali di beberapa media online pemberitaan mengenai dugaan peredaran narkoba di Lapas I Medan.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi tersebut merupakan isu lama yang sengaja digoreng ulang oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan persepsi negatif terhadap lembaga pemasyarakatan.

Sejumlah mantan warga binaan, keluarga narapidana, serta pemerhati pemasyarakatan, Senin (24/03) dengan tegas menyatakan bahwa pemberitaan tersebut mengandung unsur fitnah dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menilai ada upaya untuk mendiskreditkan Lapas I Medan dengan mengaitkan penangkapan seorang bandar narkoba di Simalungun dengan aktivitas di dalam lapas, meskipun tidak ada bukti konkret yang mendukung klaim tersebut.

Kepala Lapas I Medan telah memastikan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkoba.

Sinergi yang telah terjalin antara Kalapas dengan Sat Narkoba Polres Simalungun membuktikan komitmen kuat dalam menjaga lapas tetap bersih dari peredaran narkotika.

Humas Lapas I Medan menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa napi dalam lapas tersebut mengendalikan peredaran narkoba.

“Kami sudah bersinergi dengan Kasat Narkoba Polres Simalungun. Tidak ada pembenaran atas tuduhan yang dilontarkan dalam berita yang beredar,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Lebih jauh, sejumlah pengamat menilai bahwa daftar nama napi yang disebutkan dalam berita tersebut mencurigakan.

Seorang mantan warga binaan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa beberapa nama yang dicantumkan bahkan tidak lagi berada di Lapas I Medan.

“Ini jelas hoaks yang dikembangkan dengan tujuan tertentu. Nama-nama yang disebutkan dalam berita itu sebagian besar sudah bebas atau dipindahkan ke lapas lain. Kenapa tiba-tiba diangkat lagi? Ini seperti ada yang ingin memperkeruh suasana,” katanya.

Selain itu, modus yang disebutkan dalam berita, yakni “Lodes,” juga tidak dikenal dalam praktik di Lapas I Medan. Informasi semacam ini dinilai dibuat-buat untuk menyesatkan opini publik.

Sebagai bentuk transparansi, Lapas I Medan telah menerapkan berbagai langkah pencegahan peredaran narkoba di dalam lingkungan lapas, antara lain razia rutin dan mendadak di kamar warga binaan, pemasangan CCTV di area strategis, serta kerja sama dengan pihak kepolisian dan BNN untuk memberantas jaringan narkoba yang berupaya menyusup ke dalam lapas.

Dari berbagai fakta yang terungkap, jelas bahwa pemberitaan mengenai dugaan peredaran narkoba di Lapas I Medan adalah hoaks yang didaur ulang.

Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terbukti kebenarannya.

“Jangan mudah percaya dengan berita yang tidak memiliki bukti jelas. Jika memang ada dugaan peredaran narkoba, buktikan dengan fakta, bukan hanya sekadar opini dan asumsi,” ujar seorang pemerhati pemasyarakatan.

Lapas I Medan tetap berkomitmen untuk menjaga integritas dan memastikan lingkungan yang bersih dari narkoba. Pihak-pihak yang menyebarkan fitnah diharapkan dapat bertanggung jawab atas informasi yang disebarluaskan agar tidak menciptakan keresahan di masyarakat.(AVID)

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Gelar Halalbihalal, NasDem Sumut Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Langkat Raih Penghargaan Nasional: Sukses Susun Peta Jalan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Wamen Ossy Dukung Pengembangan Kawasan TSTH2, Tekankan Pentingnya Kepastian Tanah dan Tata Ruang
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Terancam Jerat Hukum, Nasabah Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Kendaraan
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presidem Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Senin, 20 April 2026 - 00:10 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Minggu, 19 April 2026 - 19:44 WIB

Proyek Swakelola Jalan Penumangan–Pagar Dewa Disorot, Diduga Jadi Ajang “Bancakan” Korupsi

Minggu, 19 April 2026 - 19:33 WIB

Duka Mendalam, Ketua Passer WB DPW Jatim Dedik Susanto Berpulang, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Perjuangan

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Babinsa Desa Centini, Bulutigo, Bulubrangsi & Durikulon Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Prajurit Pasmar 2 bersatu padu bersama warga Tengger Bromo bersih-bersih lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:57 WIB

polemik keberadaan jdeyo billiard and cafe disorot aktivis KLH dan media terkait perizinan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.

Berita Terbaru