” LSM TOPAN-RI Soroti Dugaan Kelebihan Bayar dan Pemborosan Anggaran di Dinas PUTR Rokan Hilir “

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 09:02 WIB

40468 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ⁸ROKAN HILIR – teropongbarat.com Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Riau atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2023 kembali menguak indikasi pemborosan anggaran dan lemahnya pengawasan internal di tubuh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR). Lembaga Swadaya Masyarakat Topan-RI Kabupaten Rokan Hilir, yang dipimpin oleh Yusuf Ari Purnomo, menilai bahwa temuan-temuan tersebut bukan sekadar persoalan administratif, namun dapat mengarah pada potensi kerugian negara yang harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Berdasarkan LHP Nomor 23.A/LHP/XVIII.PEK/05/2024 tanggal 21 Mei 2024, BPK mencatat setidaknya empat poin krusial yang menjadi perhatian publik, terutama yang menyangkut anggaran pembangunan fisik yang dikelola oleh Dinas PUTR. Salah satu poin paling mencolok adalah kelebihan pembayaran belanja modal sebesar Rp1.623.430.508,86. Jumlah itu berasal dari dua jenis pekerjaan yaitu belanja modal gedung dan bangunan senilai Rp174,3 juta serta belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan senilai lebih dari Rp1,44 miliar. BPK mencatat kekurangan volume pekerjaan serta spesifikasi teknis yang tidak sesuai kontrak sebagai penyebab kelebihan bayar tersebut. “Ini sudah sangat serius. Kalau spesifikasi dan volume tidak sesuai, lalu dana dicairkan penuh, patut diduga ada kesengajaan. Itu bukan sekadar kelalaian,” tegas Yusuf.

Masalah serupa juga terjadi pada proyek pembangunan Jembatan Sintong yang dilaksanakan oleh CV Ar. Dalam temuannya, BPK mengindikasikan adanya potensi kelebihan pembayaran sebesar Rp611.926.136,81, yang terjadi pada pembayaran termin terakhir sebesar 35,10% dari nilai kontrak. “Ini adalah indikasi pengondisian pembayaran tanpa pengukuran riil. Sangat mungkin ada permainan antara pelaksana dan oknum dalam instansi teknis,” lanjut Yusuf.

Lebih parah lagi, proyek-proyek yang terlambat tidak diikuti dengan penyetoran denda ke kas daerah. Dari temuan BPK, tercatat denda keterlambatan yang belum disetor sebesar Rp953.374,09, serta potensi denda Rp92.906.853,98 yang belum diperhitungkan. “Kami dari Topan-RI mempertanyakan mengapa PPK tidak menagih denda? Apakah ini bentuk pembiaran atau ada kongkalikong? Ini jelas melemahkan integritas pengelolaan anggaran daerah,” kritik Yusuf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya proyek fisik, BPK juga menemukan kelebihan pembayaran jasa konsultansi sebesar Rp179.269.992,87. Kelebihan ini disebabkan oleh pertanggungjawaban biaya langsung personil (BLP) yang tidak sesuai kenyataan dan tumpang tindih kontrak oleh tenaga ahli. “Lazimnya pekerjaan konsultan bisa diverifikasi lewat absensi, laporan kemajuan, hingga logbook pekerjaan. Tapi jika BPK menyebutkan data itu tidak sesuai riil, maka patut diselidiki lebih lanjut. Bisa jadi ini modus penggelembungan biaya,” ujar Yusuf.

Yusuf Ari Purnomo selaku Ketua DPD Topan-RI Kabupaten Rokan Hilir mendesak Bupati Rokan Hilir segera menindaklanjuti rekomendasi BPK dan menugaskan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan ulang. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum—baik Kejaksaan maupun Kepolisian—tidak tutup mata terhadap potensi kerugian keuangan negara ini. Dinas PUTR diminta transparan dan akuntabel, serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait tindak lanjut atas temuan tersebut.

Topan-RI menilai bahwa maraknya temuan BPK menunjukkan indikasi lemahnya pengawasan internal di lingkup Pemkab Rokan Hilir, khususnya Dinas PUTR. Jika tidak segera diperbaiki, maka kerugian negara akan terus terjadi dan pembangunan daerah tidak akan mencapai tujuannya. “Kami akan kawal dan jika perlu, kami siap melaporkan temuan ini ke KPK. Rokan Hilir butuh pemimpin yang tegas dan bersih dalam mengelola anggaran,” tutup Yusuf. (NS)

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB