Aliansi Peduli Indonesia Kritik KPK: Dinilai Mandul Usut Dugaan Keterlibatan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam Kasus PUPR

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 23:55 WIB

40534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Kritik tajam dilayangkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh kelompok masyarakat sipil yang menilai lembaga antirasuah tersebut tidak menunjukkan keberanian dalam mengusut dugaan keterlibatan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam kasus korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Sumut.

Dalam konferensi pers yang digelar di Medan, Senin (14/7/2025), Ketua Umum Aliansi Peduli Indonesia, Alexander Ginting, menyampaikan bahwa publik kecewa dengan langkah KPK yang dianggap berhenti pada penangkapan Kepala Dinas dan beberapa kontraktor, tanpa menyentuh aktor utama yang diduga memiliki peran strategis dalam proyek-proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

“Kami menilai KPK lumpuh di hadapan kekuasaan. Kasus ini tidak akan tuntas bila hanya menyasar pelaksana teknis. Gubernur itu hadir di lokasi proyek, ikut dalam rapat strategis, bahkan beberapa kali memberi pernyataan resmi. Sangat aneh jika KPK tidak sekalipun memanggil beliau,” ujar Alexander.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus korupsi yang menyeret Kepala Dinas PUPR Sumut dan sejumlah kontraktor besar itu kini memasuki babak baru setelah muncul bukti keterlibatan pejabat tinggi daerah dalam beberapa kegiatan proyek yang kini tengah diproses hukum. Namun, hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun jadwal pemanggilan terhadap Bobby Nasution.

Jejak Lama yang Belum Terjawab

Menurut Alexander, sorotan terhadap Bobby Nasution bukanlah hal baru. Ketika menjabat sebagai Wali Kota Medan, sejumlah proyek kontroversial disebut menimbulkan pertanyaan publik, namun tidak pernah diusut secara mendalam.

Di antaranya, proyek lampu jalan yang dikenal sebagai “Lampu Pocong”, pembangunan pembatas kota Medan-Binjai, proyek drainase di sejumlah kecamatan yang terbengkalai, hingga revitalisasi Lapangan Merdeka dan Kebun Bunga yang dinilai tidak transparan.

“Kalau dulu bisa berdalih karena baru, sekarang beliau adalah Gubernur. Tak mungkin tidak tahu arah kebijakan besar ini, apalagi TOP sebagai tersangka sudah ditahan. Masyarakat bertanya-tanya, siapa sesungguhnya pengambil keputusan utama?” lanjut Alexander.

Desakan dan Aksi Warga Menguat

Aliansi Peduli Indonesia mendesak agar KPK bersikap adil dan tidak tebang pilih. Mereka menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh tunduk pada jabatan atau kekuasaan politik. Tersangka yang sudah ditahan juga diminta untuk membuka seluruh fakta agar terang-benderang siapa saja yang terlibat dalam praktik korupsi tersebut.

Di sisi lain, gelombang tekanan terhadap KPK juga bergulir di ruang publik. Tagar #PeriksaBobby dan #KPKJanganMandul kembali menjadi topik hangat di media sosial. Sejumlah mahasiswa, aktivis LSM, dan tokoh masyarakat di Sumatera Utara mulai menggagas rencana aksi damai di halaman kantor KPK perwakilan Sumut sebagai bentuk tuntutan terhadap keadilan hukum.

“Kalau KPK ingin tetap dipercaya rakyat, kembalilah ke jalur keberanian seperti masa lalu. Jangan biarkan keadilan dikebiri oleh kekuasaan,” pungkas Alexander.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan tersebut. Tim redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari bagian Humas KPK. (*)

Berita Terkait

Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring Sembelih 21 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat
Idul Adha 1447 H,KOMBAT Sembelih 6 Hewan Qurban
FLI Sumut Resmi Serahkan Laporan Dugaan Pencemaran Lingkungan ke DLH Provinsi dan DPRD Sumut
Lembaga MPSU Mendukung Penuh Berdirinya SPPG Binjai 2 , Kecamatan Medan Denai Kota Medan
Sulit Dapat Keadilan, Tangis Keluarga Pecah di Pengadilan Negeri Medan, Bentangkan Spanduk Mohon Keadilan Kepada Kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman
Keluarga Wartawan Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Merasa Dibohongi Kapolrestabes Medan Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Komisi III DPR RI dan Kapolri !
Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai, Bahas Penguatan UMKM
Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB

Prajutrit TNI mulai Pasang Mal Pondasi untuk mempercepat Pengecoran Struktur Utama Jembatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:58 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:47 WIB

Komsos Babinsa tujuan menciptakan kedekatan bersama warga binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Babinsa Datangi Petani Pepaya, Dukung Peningkatan Produksi dan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:07 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Kepala Dusun

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:27 WIB

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:04 WIB

Gelar Komsos Bersama,Babinsa Dan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Lueng Keubeu Jagat

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:41 WIB

KOMSOS DI WARUNG KOPI ERATKAN SILATURAHMI BERSAMA WARGA

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga

Kamis, 4 Jun 2026 - 08:58 WIB