Bogor – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026). Pembangunan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden di bidang penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri juga menyerahkan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.
Wakapolri menjelaskan bahwa SMA KTB merupakan salah satu sekolah unggulan yang dihadirkan Polri sebagai kontribusi nyata dalam ekosistem pendidikan nasional. Sekolah ini berbasis pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa progres pembangunan SMA KTB telah mencapai 43 persen hanya dalam waktu lima setengah bulan, melampaui target awal sebesar 40 persen. Wakapolri optimis bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa pada bulan Juli mendatang.
SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, serta untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur. Angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa.
Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia. Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus.
Wakapolri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.
Lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, serta ke berbagai akademi terbaik di Indonesia. Kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah. (Rahmat Hidayat)

















































