Mahasiswa Teknik Sipil Umuslim Ikuti Kuliah Lapangan di BPBD Bireuen

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:57 WIB

40227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN| Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Almuslim mengikuti kuliah lapangan mata kuliah mitigasi bencana di kantor BPBD Kabupaten Bireuen, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan diikuti 30 mahasiswa didampingi dosen pengampu, Cut Azizah. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, sistem peringatan dini, serta penanganan darurat di tingkat daerah.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan pada peran kelembagaan BPBD dalam siklus penanggulangan bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bireuen, Marwan, bersama jajaran, di antaranya Fadli selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta M. Jani sebagai staf BPBD sekaligus Danpos Pemadam Kebakaran Wilayah Juli.

Dalam sambutannya, Marwan menegaskan pentingnya kegiatan kuliah lapangan sebagai sarana membuka wawasan mahasiswa terhadap kondisi nyata di lapangan.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memahami keterkaitan ilmu teknik sipil dengan aspek keselamatan masyarakat, khususnya dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana.

Menurut dia, peran teknik sipil sangat erat dengan upaya pengurangan risiko bencana. “Perencanaan bangunan, jalan, jembatan, dan sistem drainase harus mempertimbangkan aspek kebencanaan sejak awal agar mampu melindungi masyarakat,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan, BPBD menjelaskan tugas dan fungsi lembaga dalam tiga tahapan penanggulangan bencana, yakni prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana.

Pada tahap prabencana, BPBD berperan dalam pencegahan, edukasi, pemetaan risiko, serta penguatan kapasitas masyarakat. Saat bencana, BPBD melakukan koordinasi evakuasi, pendataan korban, hingga distribusi logistik.

Adapun pada tahap pascabencana, BPBD menjalankan upaya pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
Mahasiswa juga mendapatkan materi terkait kesiapsiagaan, termasuk pentingnya sistem peringatan dini dan langkah-langkah menghadapi bencana seperti banjir.

Dalam diskusi, mahasiswa diminta menyusun rencana kesiapsiagaan pribadi, salah satunya dengan menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan, dan perlengkapan darurat lainnya.

Selain menerima materi, mahasiswa diajak meninjau peralatan kebencanaan serta gudang logistik BPBD. Petugas menjelaskan fungsi peralatan evakuasi dan dukungan operasional yang digunakan saat penanganan bencana.

Dosen pengampu, Cut Azizah, mengatakan kuliah lapangan menjadi bagian penting dalam pembelajaran karena memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa.

Ia menilai pemahaman mitigasi bencana tidak cukup diperoleh secara teoritis.
“Mahasiswa perlu melihat langsung bagaimana BPBD bekerja.

Dari sini mereka memahami bahwa teknik sipil memiliki peran besar, terutama dalam tahap prabencana melalui perencanaan infrastruktur yang aman dan adaptif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga kebencanaan. Menurutnya, sinergi tersebut dapat memperkuat pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lebih komprehensif mengenai keterkaitan antara ilmu teknik sipil, kesiapsiagaan masyarakat, serta sistem penanganan bencana.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran mitigasi bencana sejak dini di kalangan mahasiswa.

Berita Terkait

Multicultural Festival Tutup Program Summer Course Mahasiswa NGU Jepang di Umuslim
Apel Gelar Pasukan Dimulai, Kapolres Bireuen Siapkan Langkah Strategis Hadapi Ancaman Karhutla di Tengah Musim Kemarau
Dosen UNIKI ditetapkan sebagai Verifikator RPL untuk LLDIKTI
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Tampil Kompak dan Penuh Energi, Fakultas Teknik Umuslim Raih Yel-Yel Terbaik PKKMB 2026
Mahasiswa baru UNIKI Bireuen ikuti POMABA

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Laksanakan Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat Desa Blang Meurandeh

Kamis, 3 September 2026 - 16:36 WIB

Babinsa Bonto Lebang Dampingi Petani, Pastikan Pemeliharaan Tanaman Padi Berjalan Optimal

Kamis, 3 September 2026 - 08:39 WIB

Babinsa Posramil Kuala pesisir Sertu Safrin Ondu Dampingi Petani Perawatan Tanaman Bayam

Kamis, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Tripa dan Bhabinkamtibmas Tripa Makmur Gelar Komsos, Himbau Warga Jangan Bakar Lahan 

Berita Terbaru