APBK Aceh Singkil 2026 Resmi Disahkan, Anggaran Rp822 Miliar Difokuskan untuk Pemulihan dan Pelayanan Dasar

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026 - 02:40 WIB

409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH SINGKIL – Setelah melalui proses pembahasan yang panjang dan sempat mengalami kebuntuan antara eksekutif dan legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil akhirnya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun 2026 sebesar Rp822 miliar dalam rapat paripurna yang digelar pada 21 April 2026. Pengesahan tersebut menjadi titik akhir dari polemik anggaran yang selama beberapa bulan terakhir menyita perhatian publik di daerah itu.

Pengesahan APBK dilakukan setelah tercapainya kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan DPRK melalui serangkaian komunikasi intensif yang juga melibatkan mediasi Pemerintah Aceh. Sebelumnya, perbedaan pandangan dalam pembahasan rancangan anggaran menyebabkan proses penetapan APBK mengalami keterlambatan hingga memasuki triwulan kedua tahun berjalan. Kondisi tersebut berdampak pada tertundanya sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik yang bergantung pada ketersediaan anggaran daerah.

Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, menyebut pengesahan APBK 2026 merupakan hasil kompromi yang dicapai demi kepentingan masyarakat. Menurutnya, tantangan berikutnya bukan lagi pada proses politik, melainkan bagaimana memastikan setiap rupiah anggaran dapat dikelola secara efektif dan tepat sasaran di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia menegaskan bahwa anggaran yang telah disahkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon menilai dinamika yang terjadi selama pembahasan APBK merupakan bagian dari proses demokrasi. Pemerintah daerah, kata dia, akan segera mempercepat tahapan administrasi dan pelaksanaan program agar manfaat APBK dapat dirasakan masyarakat sesegera mungkin. Fokus utama pemerintah adalah memastikan pelayanan publik berjalan normal serta berbagai program prioritas yang sempat tertunda dapat segera direalisasikan.

Anggaran sebesar Rp822 miliar tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan daerah, memperkuat pelayanan kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur dasar, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menempatkan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat sebagai prioritas, mengingat keterlambatan pengesahan APBK sebelumnya telah mempengaruhi ritme pelaksanaan sejumlah program daerah.

Meski telah disahkan, pekerjaan rumah pemerintah daerah belum sepenuhnya selesai. Tahapan evaluasi, sinkronisasi administrasi, hingga penerbitan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) menjadi langkah penting yang harus segera dituntaskan agar seluruh organisasi perangkat daerah dapat mengajukan pencairan dan menjalankan program kerja masing-masing. Keterlambatan pada tahapan ini dikhawatirkan akan memperpanjang tertundanya realisasi anggaran di lapangan.

Di tengah harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan, pengesahan APBK 2026 menjadi momentum penting bagi Aceh Singkil untuk mengejar berbagai target yang sempat tertunda. Dengan anggaran yang telah memiliki kekuatan hukum dalam bentuk qanun, publik kini menunggu realisasi nyata di lapangan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kampung. Keberhasilan APBK 2026 pada akhirnya akan diukur bukan dari besarnya angka anggaran yang disahkan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Aceh Singkil. (Bima Pohan)

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Singkil Datangi Rumah Balita Penderita Kelainan Bawaan, Beri Semangat Bagi Keluarga Silviani
Polres Aceh Singkil Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Prancis vs Spanyol di Aula Tribrata
Prajurit Kodim 0109 dan Yon TP 957/LU Kejar Progres Pembangunan Jembatan di Singkil
Sambut 1448 Hijriah, Bupati Safriadi Oyon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Kekuatan Membangun Aceh Singki
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Apresiasi Kehadiran (GAMAS)
UPTD SPF SMP NEGERI 4 GUNUNG MERIAH : Sambut Siswa Baru dengan GAMAS Hari Pertama Sekolah Jadi Istimewa
Kesaksian di PN Singkil Ungkap Fakta Baru, Laporan Dugaan Pencurian 1,5 Ton TBS di Polsek Longkib Kembali Jadi Sorotan
Pemerintah Desa Teluk Ambun Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:54 WIB

Babinsa Sertu Safrin Ondu Aktif Dampingi Petani Di Wilayah Binaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:53 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM DAMPINGI PETANI RAWAT TANAMAN SAWI WUJUDKAN KETAHAN PANGAN DI DESA PULOKRUET

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:51 WIB

Babinsa Pos Ramil Tadu Raya Melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan masyarakat di desa Babah dua kec tadu raya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Melaksanakan Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat Desa Blang Puuk

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:46 WIB

Melalui komsos Babinsa jalin silaturahmi dengan masyarakat binaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:43 WIB

Danrem 012/TU Didampingi Dandim 0116/Nagan Raya Ikuti Vidcon Presiden RI pada Panen Raya Padi Serentak di Nagan Raya

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:16 WIB

Babinsa Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga di Halaman Masjid Desa Neubok Yee PP

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:01 WIB

Dandim 0116/Nagan Raya Bacakan Amanat Kasad, Tekankan Disiplin dan Pengabdian untuk Rakyat

Berita Terbaru