BANTAENG, Teropong Barat.com – Babinsa Desa Bonto Jai, Koramil 1410-01/Bissappu, Kodim 1410/Bantaeng, Pelda Andi Zulkalfian melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pemeliharaan tanaman padi. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan ketahanan pangan yang terus dilakukan TNI AD melalui peran aktif Babinsa di lapangan bersama para petani di wilayah binaan Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng. Rabu (01/07/2026)
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pemantauan secara langsung terhadap perkembangan tanaman padi di sejumlah areal persawahan. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik sesuai tahapan pemeliharaan.
Berdasarkan hasil pemantauan, usia tanaman padi di Desa Bonto Jai saat ini bervariasi antara 15 hingga 115 hari. Perbedaan usia tanam tersebut disebabkan oleh jadwal tanam yang tidak serentak di masing-masing kelompok tani, namun secara umum kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Luas areal tanaman padi yang dimonitor mencapai sekitar ±20,10 hektare. Babinsa juga berdialog dengan para petani terkait perawatan tanaman, pengendalian hama, serta kebutuhan sarana produksi pertanian guna menjaga produktivitas hingga masa panen nanti.
Dari hasil pendataan, masa panen diperkirakan berlangsung pada periode September hingga November 2026. Apabila kondisi cuaca tetap mendukung dan pemeliharaan dilakukan secara optimal, potensi produksi Gabah Kering Panen (GKP) diperkirakan mencapai sekitar 67,14 ton.
Pelda Andi Zulkalfian menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan hasil produksi pertanian.
Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, diharapkan sinergi antara Babinsa, kelompok tani, dan instansi terkait semakin kuat dalam mewujudkan swasembada pangan. Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen demi tercapainya hasil pertanian yang maksimal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Rehan)

















































