BANTAENG, Teropong Barat.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh Kodim 1410/Bantaeng bersama Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin (Unhas) dan masyarakat dalam kegiatan pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Turungan Tangkulu, Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng. Minggu (05/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden Republik Indonesia melalui program “Jembatan Rakyat/Jembatan Garuda”, yang bertujuan menghadirkan infrastruktur penghubung bagi masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Pelaksanaan gotong royong dipimpin langsung oleh Danramil 1410-01/Bissappu, Kapten Inf Andi Usman, dengan melibatkan personel Kodim 1410/Bantaeng, Mahasiswa KKN Unhas, serta masyarakat setempat yang secara antusias bahu-membahu mengerjakan proses penggalian pondasi pembangunan jembatan gantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Danramil 1410-01/Bissappu Kapten Inf Andi Usman mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
“Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya petani yang membawa hasil panen, serta seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus wujud dukungan Kodim 1410/Bantaeng di bawah kepemimpinan Dandim Letkol Arh. M. Husni Hidayat Muchlis, S.E., terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa.
“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan hari ini menjadi modal utama dalam menyukseskan pembangunan jembatan. TNI akan terus hadir bersama masyarakat untuk membantu mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Dengan dimulainya pekerjaan penggalian pondasi pembangunan Jembatan Gantung di Desa Bonto Maccini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bantaeng semakin baik sehingga mampu mendukung kelancaran jalur transportasi, distribusi hasil pertanian, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Di sela kegiatan, masyarakat Dusun Turungan Tangkulu menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1410/Bantaeng, atas perhatian dan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Bagi warga, pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan akses penghubung, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat pelosok serta membuka harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Bonto Maccini. (Rehan)

















































