BANTAENG, Teropong Barat.com – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bantaeng. Personel Kodim 1410/Bantaeng bersama mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta masyarakat Kampung Libboa bergotong royong membangun jalan penghubung menuju Jembatan Gantung Kampung Libboa, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Rabu (08/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang peresmian Jembatan Gantung Kampung Libboa sekaligus bentuk dukungan terhadap Program Prioritas Presiden Republik Indonesia melalui Program Jembatan Rakyat/Jembatan Garuda, yang bertujuan menghadirkan akses transportasi yang aman, layak, dan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya bagi masyarakat di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Gotong royong dipimpin langsung oleh Danramil 1410-02/Eremerasa, Kapten Inf Jupri, dengan melibatkan personel Kodim 1410/Bantaeng, mahasiswa KKN Unhas, dan masyarakat setempat. Seluruh elemen bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan yang akan menjadi akses utama menuju jembatan gantung, sehingga saat diresmikan nanti jembatan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh M. Husni Hidayat Muchlis, S.E., melalui Danramil 1410-02/Eremerasa Kapten Inf Jupri menyampaikan bahwa pembangunan jalan menuju jembatan merupakan bagian penting dalam menyempurnakan fungsi infrastruktur tersebut agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Mulai dari anak-anak menuju sekolah, petani yang mengangkut hasil panen, hingga warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari akan merasakan manfaatnya. Karena itu, akses jalannya juga harus disiapkan dengan baik agar keberadaan jembatan benar-benar memberikan kemudahan, keselamatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong yang diperlihatkan TNI, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bukti kuat bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat apabila seluruh komponen bangsa bersatu.
“Sinergi seperti inilah yang terus kita pelihara. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kebersamaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat Kampung Libboa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan jembatan beserta akses jalannya yang telah lama mereka dambakan. Warga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1410/Bantaeng, yang telah menghadirkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Bagi warga, kehadiran Jembatan Gantung Kampung Libboa bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di pelosok. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Rehan)

















































