Apkasindo Aceh Desak Pemerintah Segera Akhiri Konflik Agraria PT ASN di Aceh Selatan

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 19:13 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, teropongbarat.co. Konflik agraria antara masyarakat di Trumon, Aceh Selatan, dengan PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) kembali mencuat. Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Ketua DPW Apkasindo Aceh, Netap Ginting, menyatakan bahwa konflik yang telah berlangsung lama ini telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat setempat.

Netap Ginting meminta Menteri ATR BPN untuk melakukan pengukuran ulang HGU PT ASN. Dugaan perampasan lahan seluas 3.165 hektare oleh perusahaan, yang meliputi 165 hektare lahan milik Seuneubok Pusaka dan 3.000 hektare milik Desa Teupin Tinggi, menjadi sorotan utama. Keluhan masyarakat mengenai minimnya manfaat CSR dari PT ASN juga turut mengemuka.

“Konflik ini telah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian yang serius. Kami mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim terpadu guna melakukan audit terhadap penyediaan lahan plasma PT ASN dan memastikan keadilan bagi masyarakat,” tegas Netap Ginting. Ia juga menekankan pentingnya audit transparansi dana CSR PT ASN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan Apkasindo Aceh ini sejalan dengan upaya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang mendorong pengukuran ulang HGU perusahaan di Aceh. Langkah tegas dan segera dari pemerintah diharapkan mampu meredam konflik dan mencegah meluasnya permasalahan serupa di daerah lain. Kejelasan status lahan dan transparansi pengelolaan CSR menjadi kunci penting dalam penyelesaian konflik ini.//Anton Tin**

Berita Terkait

Sinergi Bea Cukai dan RRI Meulaboh Dorong UMKM Kuasai Pasar Ekspor Digital
Bea Cukai Aceh Gelar Pelatihan Pemeriksaan Batubara, LNG, dan Produk Sawit untuk Perkuat Layanan Ekspor
Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI Raih Berbagai Prestasi di Panggung POMABA
YARA Subulussalam Kecam Kebijakan Wali Kota Hapus Anggaran BPJS Tenaga Kerja
Harga Beras Meroket, 800 Ton Beras Miskin Bulog Subulussalam Mangkrak di Gudang Belum Tersalurkan
Dinas Pangan Subulussalam Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Redam Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga
PT Laot Bangko di Ujung Tanduk: DPRK Subulussalam Desak Penghentian Operasional
Darul Makmur Tancap Gas: Peningkatan Jalan Usaha Tani, Kambing Otawa Jadi Bintang Baru Desa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:10 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Sosialisasi dan Manfaat Keikutsertaan Peserta BPJS di Gereja Toraja Jemaat Bantaeng

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 21:50 WIB

Kodim 0212/TS Bersama Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Gantung di Ulu Sosa

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Jumat, 17 April 2026 - 17:11 WIB

Lakalantas di Desa Biangkeke Merenggut Nyawa, Kasatlantas Polres Bantaeng Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB

Halal Bihalal LMB Nusantara : Satukan Laskar Melayu Se-Riau, Bukti Melayu Bangkit Menjaga Marwah

Berita Terbaru