BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Sosialisasi dan Manfaat Keikutsertaan Peserta BPJS di Masjid Nurul Ikhlas Bongoso Desa Barua

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:07 WIB

4050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng menggelar Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Masjid Nurul Ikhlas Bongoso Bantaeng, Desa Barua, Kecamatan Eremerasa. Selasa 05 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperluas cakupan perlindungan kepada pekerja keagamaan, pengurus gereja, serta jemaat yang bekerja di sektor informal (Bukan Penerima Upah/BPU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpantau, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Firdaus menjelaskan tentang manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan dihadapan puluhan jamaah Masjid Nurul Ikhlas Bongoso Desa Barua Kecamatan Eremerasa

Firdaus mengatakan pentingnya perlindungan bagi masyarakat pekerja untuk semua profesi, baik pekerja formal maupun informal dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran Rp16.800 per bulan untuk dua program yakni JKK dan JKM.

Perlu diketahui bahwa terhitung Bulan April hingga Desember 2026, iuran untuk kepesertaan tenaga kerja Informal (BPU) adalah setengah dari iuran Rp. 16.800 yaitu sebesar Rp. 8.400,-/bulan/orang untuk 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dan jika menambahkan JHT sebesar Rp. 20.000, berarti total sebesar Rp. 28.400,-/orang/bulan.


Kebijakan itu bertujuan meringankan beban iuran, sekaligus mendorong peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Melalui adanya diskon iuran 50 persen, ia berharap peserta BPU dapat membayar iuran dengan nominal yang jauh lebih ringan dari biasanya, tanpa mengurangi manfaat perlindungan yang diterima.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Firdaus memaparkan program unggulan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Pensiun (JP).

Menurut Firdaus, sosialisasi itu penting untuk memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai perlindungan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja, khususnya di sektor informal.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap orang, baik yang bekerja di sektor formal maupun yang berkontribusi di lingkungan sosial seperti dimasjid, mendapatkan perlindungan yang layak melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Firdaus.

Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan menjadikan masyarakat pekerja aman dan nyaman dalam bekerja dengan adanya perlindungan tersebut.

“Semakin banyak masyarakat pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maka semakin banyak yang terlindungi dan terjamin. Ketika terjadi hal buruk yang tidak diinginkan saat bekerja seperti kecelakaan kerja atau sampai meninggal dunia, maka tenaga kerja atau ahli waris berhak mendapatkan santunan,” ungkap Firdaus.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias menggali informasi, mulai dari manfaat program, mekanisme pendaftaran, hingga kemudahan akses layanan yang kini semakin terdigitalisasi.

“Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan jaminan sosial bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dasar dalam menghadapi risiko sosial ekonomi,” pungkasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Desa Barua Mursalim menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran bagi warga lainnya.

Targetnya jelas, memastikan semakin banyak warga Desa Barua yang terlindungi, sehingga setiap tetes keringat pekerja memiliki jaminan dan kepastian.

Melalui langkah proaktif ini, Desa Barua kini melangkah menjadi desa yang lebih tangguh.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai jaminan sosial, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai risiko kehidupan dengan lebih tenang dan terencana. (Rehan)

Berita Terkait

Babinsa Bonto Rita Perkuat Sinergi Bersama Pemerintah Kelurahan Melalui Komsos Bahas Kamtibmas dan Ketahanan Pangan
Penuh Khidmat, BRI Branch Office Bantaeng Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118
Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online
Rugikan Negara Rp 3 Miliar, Kasus PDAM Tirta Eremerasa Bantaeng Naik Status ke Tahap Penyelidikan
Pimpin Upacara Bendera 17 an. Komandan Kodim 1410/Bantaeng Bacakan Amanat Kasad
Pimpin Apel Jam Pimpinan, Kapolres Bantaeng Tekankan Kedisiplinan Personel dan Pelayanan Prima
Patroli Perintis Presisi Polres Bantaeng, Warga Diminta Manfaatkan Layanan 110 Saat Darurat
Kapolres Bantaeng Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Desa Kaloling

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:33 WIB

Sukses Lestarikan Bahasa Melayu , Pemerintah Kabupaten Langkat Terima Penghargaan dari Kemendikdasmen

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:28 WIB

Dinsos Kabupaten Langkat Gandeng Komunitas Kelana untuk Percepat Respon Masalah Sosial

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:57 WIB

Sinergi Satpam Hotel dan Polres Langkat Gagalkan Pencurian Scoopy Senilai Rp 22 Juta

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:49 WIB

Sinergi Polres Langkat dan Pemkab Demi Wujudkan Jalan Raya yang Aman dan Tertib

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:49 WIB

Temui Masa di Selesai, Bupati Langkat Janji Utamakan Jalan Air Hitam dan Tertibkan Truk Overkapasitas

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:52 WIB

Aliansi BKM dan Warga Kwala Air Hitam Tuntut Bupati Langkat Tinjau Jalan Rusak

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:05 WIB

Tingkatkan Derajat Kesehatan Siswa ,SMPN 1 Tanjung Pura Jalin Kerja Sama UKS dengan RSUD Tanjung Pura

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pesan Bupati Langkat di Jambore Cabang 2026: Siapkan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru