Dalam Rapat Bersama Dinas PUTR Provsu Isu Strategis Pengembangan Hutan Kapur Sebagai Kawasan Kelestarian Alam

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 17:46 WIB

40296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat.com/Rapat Pembahasan Evaluasi dan Sinkronisasi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025-2045 dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara (20/01/2024).

Kepala Dinas PUTR Provinsi Sumatera Utara, Mulyono, ST, M.Si saat membuka kegiatan ini menjelaskan, Kegiatan Penyusunan Revisi RTRW Daerah Kabupaten Pakpak Bharat ini didasari oleh beberapa urgensi baik dari sudut dinamika pembangunan maupun standar peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan hal ini telah mendapatkan persetujuan rekomendasi atas Peninjauan Kembali dan Revisi RTRW Kabupaten Pakpak Bharat yang di keluarkan oleh Kementerian ATR/BPN.

Sehingga sangat diperlukan dilakukannya pembaharuan produk induk penataan ruang yang urgensinya mengacu kepada Terbitnya peraturan dan perundang-undangan terbaru terkait tata ruang.

Penetapan Lahan Baku Sawah (Ditetapkan) Tahun 2022, dan Perubahan Kawasan Hutan (Ditetapkan) Tahun 2021, jelas Mulyono dalam paparannya.

Terdapat beberapa isu strategis penataan ruang kabupaten Pakpak Bharat diantaranya, Pengembangan Hutan Kapur sebagai Kawasan Kelestarian Alam, Adanya rencana pengembangan Food Estate (1.348 Ha) di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut dan (1.838 Ha) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu dan Salak.

Mulai tumbuhnya dan masuknya pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan pertambangan, Perlunya peningkatan jalan di seluruh kawasan sebagai akses penghubung antar pusat kegiatan khususnya penghubung ke Kecamatan Pagindar.

Perlunya mitigasi terkait Bencana Longsor, khususnya pada kawasan permukiman, Perlunya mengakomodir rencana pembangunan PLTMH (Silimakuta) & PLTA (STU JEHE, Perlunya penataan dan pemanfaatan ruang yang intensif pada kawasan strategis (kawasan konservasi) dan kawasan lahan pangan, serta Perumusan Insentif dan Disinsentif pemanfaatan ruang.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S. Pd, MM mewakili Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Badan turut menghadiri kegiatan ini.

Kita perlu menyusun sebuah Rancangan Tata Ruang Wilayah sesuai kebutuhan dimasa yang kan datang, jangka panjang, bahwa Salak sebagai Pusat Kegiatan Lokal dengan arahan pengembangan revitalisasi kota-kota yang telah berfungsi perlu dikembangkan sesuai kebutuhan dari berbagai sudut pandang, baik sudut pandang ekonomi, sosial budaya, dan Fungsi dan daya dukung lingkungan hidup, jelas Jalan Berutu.

 

( Ujungmaster24 )

Berita Terkait

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Gelar Halalbihalal, NasDem Sumut Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Langkat Raih Penghargaan Nasional: Sukses Susun Peta Jalan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

BRI Cabang Bantaeng Tegaskan Proses Lelang Agunan Debitur Telah Sesuai Ketentuan

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Kegiatan Posyandu, Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli Waris, Ketua RW Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng

Selasa, 14 April 2026 - 14:07 WIB

Pastikan Penyebab Kematian Aipda M. Taufik, Tim Otopsi Dokpol dari Biddokkes Polda Sulsel Gelar Ekshumasi

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

Dua Remaja Korban Hanyut di Air Terjun Parampangi Ditemukan Meninggal Dunia di Pesisir Pantai

Berita Terbaru