Diduga Dikerjakan Asal Jadi Proyek Petemon Barat Surabaya, Jadi Sorotan Publik

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 3 Juni 2024 - 13:47 WIB

40653 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA _ TEROPONGBARAT.com _ Program Pembangunan Pemerintah Surabaya yang berlokasi di Patemon Barat RT 1 dan 2, RW 2 Surabaya yakni pekerjaan saluran U-Ditch 80/10 dengan Gandar 10 Ton, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis (Spektek).

Pasal, pekerjaan tersebut di kerjakan asal jadi yang tidak menerapkan metode teknis pelaksanaan drainase sehingga menjadi sorotan warga. Hal itu diungkapkan salah satu warga setempat yang (tidak mau disebutkan namanya) kepada awak media Teropongbarat.com bahwa pekerjaan awal dalam hal penggalian hingga pemasangan tidak memenuhi standar (asal-asalan).

“Pekerjaan itu, terkesan dikerjakan asal jadi mas,”ucapnya Minggu (02/06/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, menurut aktivis pegiat anti korupsi Ahmad Mudabir menilai, seharusnya, untuk metode teknis pelaksanaan saluran, pemasangan U-Ditch harus dikerjakan dalam kondisi kering, tidak boleh ada genangan air serta harus dipasang pada lapisan tanah yang sudah dikeraskan (urugan pasir padat).

“Salah satu teknis pelaksanaan yang tidak dilakukan oleh Penyedia adalah Proses Dewatering sebagaimana ketentuan yang termuat di permen pu 12/2014,” ungkapnya yang juga aktifis PMII Surabaya .

“Jadi, jika ada paket pekerjaan saluran yang tidak melakukan dewatering, patut diduga akan kualitasnya,” tambahnya.

Dalam penelusuran redaksi teropongbarat.com, Proyek yang berada dalam naungan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga tersebut tidak terdapat papan proyek yang memuat informasi nama projek, nama penyedia, nilai proyek, dan nama dinas.

Saat redaksi media Teropongbarat.com mengkonfirmasi ke pihak kontraktor(penyedia) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga tidak di tanggapi (02/06/2024) sampai berita ini di terbitkan.(AR Red).

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru