Ketua Umum PPA Berikan Santunan kepada Penarik Becak di Takengon

TB

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:41 WIB

40194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON – Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA), Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, memberikan santunan kepada puluhan penarik becak di Kabupaten Aceh Tengah pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan sosial ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, serta turut didampingi oleh Ketua DPD PPA Aceh Tengah, Rafiy.

Dalam sambutannya, Marniati menyampaikan apresiasi mendalam terhadap jasa para penarik becak yang dianggap sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa profesi ini memiliki kontribusi besar dalam mendukung mobilitas warga dan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh PPA.

“Kami melihat abang becak sebagai bagian dari denyut nadi masyarakat. Ke depan, kami berharap dapat terus bersinergi dalam memperkenalkan Partai Perjuangan Aceh di seluruh dataran Gayo. PPA ingin selalu hadir dekat dengan rakyat, termasuk para abang becak,” ujar Marniati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberian santunan ini merupakan simbol kepedulian PPA terhadap pekerja sektor informal yang kerap terabaikan. Selain memberikan bantuan, Marniati juga menyempatkan diri mendengarkan aspirasi dan keluhan para penarik becak. Mereka menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari menurunnya jumlah penumpang hingga kerusakan infrastruktur jalan yang membahayakan keselamatan.

Marniati pun menyerukan agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kondisi jalan dan kesejahteraan para pekerja informal. “Ini bagian dari perjuangan kita bersama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Aceh,” tegasnya.

Ketua DPD PPA Aceh Tengah, Rafiy, menambahkan bahwa kehadiran PPA bukan sekadar sebagai partai politik, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam membangun daerah secara berkelanjutan. Ia optimistis bahwa dukungan masyarakat akar rumput akan membawa PPA menjadi kekuatan politik yang signifikan di Aceh.

Tak hanya mengusung agenda sosial, kunjungan Ketua Umum PPA ke Aceh Tengah kali ini juga membawa misi strategis, yakni penjajakan ekspor kopi Gayo ke pasar Tiongkok. Menurut Marniati, kopi Gayo sebagai komoditas unggulan memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global.

“Kopi Gayo adalah kebanggaan Aceh yang harus kita dorong menuju pasar dunia. Saat ini kami sedang mempersiapkan langkah-langkah konkret agar ekspor ke Cina dapat segera terwujud. Ini demi meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menegaskan komitmen PPA dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh, baik di bidang sosial maupun ekonomi.

Berita Terkait

Cek Kesehatan Personel Pos PAM dan Pos Yan Ops Ketupat Seulawah 2026
Sidokkes Polres Aceh Tengah Cek Kesehatan Personel Pos PAM dan Pos Yan Ops Ketupat Seulawah 2026
Mahasiswa Uniki Bireuen hadirkan Sekolah Darurat di Ketol Aceh Tengah
Warek III  Uniki Terima Penghargaan Donor Darah
Akses Jalan Rusak, Polres Aceh Tengah Pastikan Bantuan dan Perhatian Sampai ke Warga Terpencil  
Air Kembali Mengalir, Harapan Tumbuh: Sumur Bor Kapolda Aceh Jadi Sumber Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Aceh Tengah
Dari Posko hingga Pintu Rumah, Polri Hadir Pastikan Layanan Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Kala Segi Aceh Tengah
Polres Aceh Tengah Jangkau Wilayah Terisolir, Pastikan Kondisi Bayi Viral dan Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru