ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Syariat Islam melaksanakan Gerakan Khutbah Jumat Serentak di seluruh masjid pada 24 April 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Aceh Singkil. Program tersebut melibatkan jajaran pengurus dan kemakmuran masjid di seluruh kecamatan dengan tema khutbah yang sama, yakni mengajak masyarakat memperkuat persatuan, rasa syukur, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Pelaksanaan khutbah serentak itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjadikan momentum hari jadi kabupaten tidak hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Melalui mimbar Jumat, para khatib menyampaikan pesan-pesan yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, menghindari perpecahan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Materi khutbah yang telah dikoordinasikan sebelumnya oleh Dinas Syariat Islam mengajak masyarakat mensyukuri berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Aceh Singkil selama 27 tahun perjalanan sebagai daerah otonom. Di sisi lain, jamaah juga diingatkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi bersama, mulai dari pemulihan dampak bencana, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam khutbah tersebut, para khatib juga mengajak masyarakat untuk menjadikan perbedaan pandangan politik sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang tidak boleh merusak persatuan. Setelah berbagai proses politik berlangsung, seluruh elemen masyarakat diharapkan kembali bersatu dan bergandengan tangan untuk mendukung pembangunan daerah.
Pesan gotong royong menjadi salah satu poin utama yang disampaikan. Nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri masyarakat Aceh Singkil dinilai perlu terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai persoalan daerah. Dengan semangat saling membantu dan bekerja sama, masyarakat diyakini mampu mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan sosial.
Program khutbah serentak mendapat respons positif dari berbagai kalangan karena dinilai mampu menyampaikan pesan pembangunan melalui pendekatan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Selain menjadi media dakwah, khutbah Jumat juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga persatuan.
Pelaksanaan Gerakan Khutbah Jumat Serentak ini sejalan dengan tema HUT ke-27 Aceh Singkil, yaitu “Tumbuh Dalam Kebersamaan, Mengukir Prestasi dan Menuju Masa Depan Gemilang.” Melalui pesan-pesan yang disampaikan dari mimbar masjid, pemerintah berharap semangat kebersamaan tidak hanya menjadi slogan peringatan hari jadi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam setiap upaya membangun Aceh Singkil yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.(Bima Pohan)

















































