Polda Kalteng Diminta Bersikap Tegas dan Desak Pihak yang Duduki Lahan Sengketa di Desa Pelantaran untuk Tinggalkan Lokasi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:23 WIB

40649 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPIT – TEROPONGBARAT.co,- Koordinator Lapangan Satgas Batamad Kalimantan Tengah, Elson IP SH mendesak agar Polda Kalimantan Tengah turun tangan menyikapi kehadiran sejumlah orang yang dikhawatirkan mengundang gejolak di lokasi lahan sengketa antara Hok Kim alias Acen dengan Alpin Laurence Cs.

Bahkan pihaknya sudah bersurat kepada Kapolda Kalteng terkait situasi di wilayah perkebunan yang sedang bersengketa di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit).

“Kami tidak melihat permasalahan antara Acen dan Alpin karena masalah kepemilikan ada pada hukum positif, akan tetapi kami dari adat tidak ingin ada gejolak di Kotim maupun di Kalteng ini terhadap pendatang yang mengatasnamakan suku,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Elson IP SH bahwa hal semacam itu harus dihindari, karena ini bukan masalah konflik suku tapi konflik kepentingan pribadi.

“Hanya kebetulan saja pelaksanaannya di lapangan melibatkan dari salah satu suku,” tegasnya.

Saat ini,pihaknya akan melihat bagaimana sikap Polda Kalteng, jika pihak Polda tidak mengambil tindakan tegas dalam satu hingga dua hari ini, sebagai lembaga adat dengan mengedepankan kearifan lokal akan ambil sikap secara adat dan bukan secara premanisme.

“Kita akan ambil sikap sebagaimana Undang-Undang adat, makanya lembaga adat bisa ambil sikap, jangan bawa masalah ini ke ranah suku,” tegasnya.

Ia juga menyebut tidak ada premanisme di Kalimantan Tengah, kearifan lokal harus dikedepankan, karena Kalteng harus dikuasai orang Dayak.

Selain itu, lembaga adat juga punya kewenangan, dan ditegaskan tidak ada unsur Sara atas masalah ini.

“Kapan lagi kita jaga marwah kita, mau jadi apa jika kita biarkan, maka dari itu kami minta mereka yang ada di lokasi untuk meninggalkan tempat tersebut,” tegasnya.

Ia juga mengatakan masalah ini sudah berproses hingga ke Mahkamah Agung, yang membuat kecewa ada oknum berinisial Sg yang memobilisasi orang dari luar Kalimantan Tengah untuk menguasai lokasi itu. Dari itu secara tegas dengan segera meninggalkan lokasi itu.

Sebelumnya konflik lahan antara Acen dan Alpin sudah merenggut 1 korban jiwa dari pihak orang yang merupakan suruhan Alpin tewas setelah saling berhadapan dengan kelompok Acen hingga membuat tiga orang dari pihak Acen terluka dan masuk penjara atas kasus itu. Hal yang demikian tidak boleh terulang kembali tegasnya. ( M.Sofian ).

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru