Tim Sepakbola Jatim Terancam Absen di PON XXI 2024, Asprov PSSI Jawa Timur Menilai KONI Tidak Serius

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 6 Juni 2023 - 22:22 WIB

40949 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya _ Teropongbarat.co,- Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur menilai KONI Jawa Timur tidak serius mempersiapkan tim cabor Sepakbola dengan hanya menyiapkan anggaran 20 persen dari pengeluaran PON XX. Dengan anggaran yang minim tersebut, mengakibatkan Cabang olahraga (Cabor) Sepakbola Jawa Timur terancam absen dalam perhelatan PON XXI tahun 2024.

Menurut Ahmad Riyadh UB PhD selaku Ketua Asprov PSSI Jatim menyampaikan, bahwa Asprov Jatim terpaksa mengirim surat tertanggal 5 Juni 2023 kepada Ketua Umum KONI Jatim, M. Nabil, MSi, setelah hasil pertemuan tanggal 25 Mei 2023 membahas tim sepakbola Jatim di PON XXI, melenceng dari komitmen menarget hasil yang maksimal.

“Bagaimana bisa mempersiapkan tim dengan baik, kalau anggaran untuk membayar pelatih hanya Rp 5 juta dan pemain Rp 1 juta, dipotong pajak. Itupun biaya makan, akomodasi, dan lapangan latihan pemain tidak ditanggung oleh KONI Jatim,” ungkap Riyadh, Selasa (6/6/2023) usai meninjau Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Riyadh, juga Exxco PSSI ini, anggaran untuk PON XXI sangat jomplang dengan PON XX. Tercatat untuk pelatih kepala sebesar Rp 25 juta, asisten pelatih Rp 5 juta, anggota tim Rp 4 juta, dan pemain Rp 3 juta. Dan, biaya untuk makan, akomodasi, sewa lapangan latihan pemain ditanggung KONI Jatim.

“Kita realitas saja. Kalau dalam kondisi Covid-2019 saja sebesar itu, masak dalam kondisi normal malah dipangkas hingga 80 persen. Maka, kalau sampai pertengahan Juni ini belum ada respon dan titik temu mengenai penambahan anggaran, maka Asprov PSSI Jatim belum bisa menyiapkan tim untuk ajang Pra PON XXI,” ulasnya.

Ditambahkan Amir Burhanuddin, SH, Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim, dengan anggaran sangat kecil tentu akan menemui banyak kendala bagi Asprov PSSI Jatim untuk mempersiapkan tim yang kuat, solid, apalagi dengan target maksimal dan menjadi kebanggaan masyarakat Jatim.

“Hingga saat ini PSSI Jatim belum memiliki gambaran, untuk menentukan official, mulai dari pelatih kepala, asisten pelatih, hingga komposisi pemain. Padahal, 30 Juni 2023 ini batas akhir pendaftaran pemain dan official. Khan tidak masuk akal, kalau di PON XX situasi pandemi bisa membayar pelatih kepala Rp 25 juta, sekarang hanya Rp 5 juta,” tandas Amir.

Sebagai informasi, Tim Sepakbola Jatim memang merindukan bisa memperoleh medali emas, setelah 15 tahun selalu tersandung dalam upaya menggulang kesuksesan dalam meraih prestasi. PON XIX direbut Jabar dan PON XX oleh tuan rumah Papua. Sedang Jatim meraih emas pada PON 2008, era pemainnya Andik Firmansyah Cs dengan tim pelatih Aji Santoso, asisten pelatih Mahrus Afif dan Hartono. (Red)

Berita Terkait

Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti
Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:11 WIB

Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:27 WIB

Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:38 WIB

3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:16 WIB

Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terbaru