Pemkab Gayo Lues Terima Pengungsi Rohingya dengan Persyaratan Ketat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023 - 02:56 WIB

40289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES  | Kabupaten Gayo Lues (Galus) telah menetapkan dirinya sebagai daerah pertama yang bersedia menerima kedatangan pengungsi Rohingya, mengatasi penolakan di beberapa kabupaten dan kota di Aceh.

Keputusan ini diumumkan setelah rapat koordinasi daring (zoom meeting) antara Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dan Pj. Bupati Gayo Lues, Selasa (12/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil pemaparan dari Pj. Bupati Gayo Lues, kabupaten ini telah dipilih sebagai lokasi penampungan pengungsi Rohingya. Penetapan lokasi tersebut didasarkan pada evaluasi kapasitas dan kelayakan tempat, yang kemudian diresmikan oleh Pj. Gubernur Aceh.

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Gayo Lues menerima rencana kedatangan pengungsi dengan persyaratan ketat. Shelter akan ditempatkan jauh dari perkampungan atau permukiman masyarakat untuk memastikan tidak adanya gangguan terhadap kenyamanan dan ketertiban masyarakat setempat.

Lokasi penampungan diusulkan berada di perbatasan Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Timur dengan koordinat 4°12’25″N 97°34’03″E.

Pemkab Gayo Lues berkomitmen untuk mengawasi International Organization for Migration (IOM) dan UN Refugee Agency (UNHCR) dengan penekanan pada kebijakan tidak mengalihkan pengungsi dari lokasi yang telah ditetapkan.

Semua stakeholder terkait, termasuk Dinas Sosial dan Forkopimda, akan terlibat aktif dalam penanganan dan pemantauan situasi.

Pengungsi Rohingya yang akan tiba di Kabupaten Gayo Lues tidak diperbolehkan keluar dari area penampungan yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Selain itu, mereka akan didorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan produktif, seperti pertanian, untuk memberdayakan mereka secara ekonomi.

Keputusan ini mencerminkan kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga internasional, dan masyarakat setempat untuk memberikan bantuan dan tempat perlindungan bagi pengungsi Rohingya, sambil memastikan bahwa dampaknya minimal bagi komunitas setempat.

Para pengungsi Rohingya saat ini ditampung sementara di tiga lokasi di Pidie, satu lokasi Sabang, dan gedung bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe. Sementara gelombang terakhir Rohingya berjumlah 135 orang saat ini masih ditempatkan di Balai Meuseraya Aceh (BMA) di Banda Aceh.

“Masih opsi-opsi yang lagi dimatangkan oleh pemerintah, karena prosesnya kan perlu dipastikan semua siap,” kata Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Faisal Rahman.

(IP)

Berita Terkait

Forum Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Buka Data Pelanggaran dan Soroti Nasib Hutan Lestari Gayo Lues
Ahmad Soadikin: Persoalan PT Rosin Chemicals Indonesia Bukan Lagi Administrasi, Tapi Sudah Ranah Hukum
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Publik Menuntut Audit Menyeluruh
LIRA Menilai PT Rosin Sudah Terlalu Lama Dibiarkan Seolah Kebal Hukum
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
PT Rosin Trading International Dinilai Belum Tuntas, LIRA Minta Pemerintah Tidak Lagi Berhenti pada Teguran
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
PT Rosin Trading Internasional Dipersoalkan LIRA karena Dugaan Tak Tertib Izin, Limbah, dan Asal Getah yang Tak Jelas

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:52 WIB

Sigap Dan Humanis: Polsek Gunung Malela Amankan Odgj Yang Gali Kuburan, Koordinasi Lintas Instansi Untuk Penanganan Terbaik

Kamis, 23 April 2026 - 22:56 WIB

Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kerja Tim: “Salam Presisi!”

Jumat, 10 April 2026 - 23:38 WIB

Andres Siringo-ringo Tak Berkutik — Polsek Perdagangan Gerak Cepat Bekuk Tersangka Penggelapan Dump Truck Rp 200 Juta Dan Amankan Barang Bukti

Jumat, 10 April 2026 - 23:29 WIB

Polsek Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking Di King Spa — Razia Resmi Buktikan Tidak Ada Pelanggaran, Kapolsek Minta Barahati Buat Laporan Resmi Bukan Konferensi Pers

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:28 WIB

Hari Kelima Operasi Ketupat Toba 2026: Kapolres Simalungun Turun Langsung Tinjau Pos Pam, Pelabuhan, Hingga Perbatasan Kabupaten Karo

Senin, 16 Maret 2026 - 00:58 WIB

Tuding Polsek Bangun Tutup Mata, Cek Faktanya: Polisi Langsung Gerak, Tak Ada Perjudian di Lokasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:37 WIB

Membangun Ukhuwah Islamiyah, Kapolres Simalungun Wakili Kapolda Sumut Gelar Safari Ramadan Bersama Ulama

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:14 WIB

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Cek Langsung 6 Pos Ops Ketupat Toba 2026: Pastikan Kesiapan Personel, Sarana, dan Pelayanan Optimal untuk Pemudik

Berita Terbaru