Terancam Golput, Ribuan Warga Desa Lar Lar Tidak Menerima Form C Pemberitahuan-KPU

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 12 Februari 2024 - 22:15 WIB

40574 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Pemilihan serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 tahun ini disinyalir akan terjadi penyelewengan, pasalnya sampai hari ini (12/2/2024) ribuan warga Desa Lar Lar, Banyuates, Sampang, Jawa Timur mengaku belum menerima Form C Pemberitahuan-KPU.

Menurut tokoh pemuda setempat, Syamsul A., hal ini merupakan indikasi kecurangan yang juga pernah terjadi pada pemilu sebelumnya (2019) di mana tidak ada penyebaran undangan (Form C Pemberitahuan-KPU), sehingga masyarakat tidak mengetahui pelaksanaan dan tempat untuk menyalurkan hak suaranya.

“Sudah beberapa kali pemilu di desa kami selalu terjadi kecurangan setidaknya mulai dari pemilu sebelumnya sampai sekarang modusnya sama panitia tidak menyebarkan undangan” kata Syamsul A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syamsul A menjelaskan, bahwa masyarakat mulai geram karena hak suara mereka berpotensi disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Semua surat suara pasti nanti tercoblos dengan sangat rapi meskipun masyarakat banyak yang tidak datang ke TPS sebagaimana terjadi pada pemilu sebelumnya” tutur Syamsul A.

Sebagai informasi, Form C Pemberitahuan-KPU seharusnya diterima masyarakat paling lambat 3 hari sebelum pesta demokrasi, sebagaimana tercantum dalam Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024 dan PKPU nomor 25 tahun 2023.

“Harusnya dibagikan sebelum tanggal 11 februari, karena disini banyak masyarakat satu keluarga tapi TPS-nya berbeda-beda,” pungkas Syamsul A.

menanggapi isu tersebut ketua PPS (Panitia Pemungutan Suara) Desa Lar Lar, Rosif, mengaku sudah mendistribusikan Form C Pemberitahuan-KPU tersebut.

“Wa alaikum slm Sudah di serahkan ke semua kpps mungkin masih dlm proses pendistribusian oleh kpps”. kata Rosit melalui WhatsApp (12/2).

Namun saat dikonfirmasi terhadap 10 orang petugas KPPS dari TPS yang berbeda, ke-10 petugas tersebut mengaku tidak menerima pemberitahuan dan instruksi apapun.

Penulis: F.A.

Berita Terkait

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi
Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Labuhan Ruku Siapkan Program Ketahanan Pangan
Berkomitmen pada Keamanan Kampus, USU Raih Penghargaan Terbaik dari APSI

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:37 WIB

Pastikan Liburan Aman, Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Kesiapan Pospam Puncak dan Antisipasi Kepadatan Tempat Wisata

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:00 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Jumat, 6 Juni 2025 - 17:44 WIB

Dunia Jurnalistik Berduka, Kabiro Bara News Bogor Ariyadi Tutup Usia

Rabu, 23 April 2025 - 21:38 WIB

Habar Bahar bin Smith, Mengajak Umat untuk Menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Sabtu, 23 November 2024 - 17:19 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Situasi Kamtibmas pada Pilkada 2024 Aman dan Kondusif

Jumat, 22 November 2024 - 10:02 WIB

Quick Respon Brimob Aceh Hadir di Lokasi Kebakaran

Jumat, 4 Oktober 2024 - 05:26 WIB

Security Galian C ilegal di Cariu Diduga Ancam dan Intimidasi Wartawan, Mobil Liputan Hampir Dibakar

Senin, 22 Januari 2024 - 01:33 WIB

Sedulur Jokowi gelar turnamen sepak bola di Kota Bogor Jabar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi

Selasa, 13 Jan 2026 - 13:12 WIB