Masyarakat Bantaeng Apresiasi Operasi Patuh Pallawa 2024

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:19 WIB

40247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Pelaksanaan operasi kepolisian dengan sandi Operasi Patuh Pallawa tahun 2024, telah memasuki hari ketiga.

Beberapa pengendara ditindak anggota Satlantas Polres Bantaeng. Rabu (17/7) siang.

Para pelanggar itu merupakan gabungan dari pengendara roda dua maupun empat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpantau Kasatlantas polres Bantaeng AKP Agus Salim, SH memimpin langsung Operasi Patuh tersebut.

Dia mengatakan hari ini kami melakukan beberapa penindakan yang menjadi sasaran Operasi Patuh Pallawa tahun 2024.

“Para pelanggar masuk kategori 8 sasaran Operasi Patuh, salah satunya kendaraan roda dan empat yang menggunakan knalpot brong, kendaraan yang over load,” jelas Kasatlantas.

Kasatlantas polres Bantaeng AKP Agus Salim SH, edukasi pengendara sepeda motor

Selain menindaki para pelanggar, dalam kesempatan itu Kasatlantas beserta anggota Satlantas Polres Bantaeng melakukan edukasi pengendara motor yang tidak memasang tali pengikat helm (chin strap).

Salah satu pengendara motor yang mendapatkan edukasi dari Kasatlantas, mengaku berterima kasih kepada jajaran Satlantas Polres Bantaeng.

Ramlah warga desa Ulu Galung

“Alhamdulillah, terima kasih atas edukasinya, ini sangat bermanfaat pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara,” ucap Ramlah.

Warga Pullawweng Desa Ulu Galung ini mengapresiasi dan mendukung kegiatan Operasi Patuh Pallawa 2024.

Menurutnya, kegiatan ini berdampak positif dengan terbangunnya kesadaran masyarakat untuk tertib dan patuh dalam berlalu lintas, tandasnya. (Opick)

Berita Terkait

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:55 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:27 WIB

TK Negeri 2 Blangkejeren Dorong Kreativitas dan Semangat Belajar Lewat Festival Ceria Anak Bangsa 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Disebut Berulang Kali Terjadi, Di Mana Keberanian Negara Bertindak?

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:15 WIB

PT Hopson Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Negara Dinilai Takluk di Hadapan Pembangkangan Industri Gayo Lues

Berita Terbaru