Jika Terpilih, Aminullah Dipastikan Tinjau Kembali Perwal untuk Turunkan Tarif PDAM

TB

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 09:33 WIB

40196 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kenaikan tarif air PDAM Tirta Daroy ternyata terjadi dimasa akhir jabatan Illiza Saaduddin Djamal pada 2017 lalu. Namun, dimasa Aminullah memimpin tarif layanan PDAM tersebut di tinjau ulang dan diturunkan kembali.

“Ketika Aminullah memimpin tarif PDAM yang sempat dinaikkan diakhir masa Illiza Saaduddin Djamal ditinjau ulang karena dinilai membebani rakyat di tengah perekonomian yang suli dan bahkan bagi warga miskin Aminullah saat itu akan disubsidi, bahkan Aminullah sering pula menggratiskan air PDAM untuk rumah ibadah seperti di bulan puasa atau moment tertentu. Ini adalah fakta,” ungkap Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) Heri Safrijal, SP M.TP kepada media, Senin 7 Oktober 2024.

Dia menjelaskan, kenaikan tarif diakhir masa Jabatan Illiza Saaduddin Djamal pada tahun 2017 itu diatur melalui Peraturan Walikota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika Aminullah menjabat, Perwal itu ditinjau ulang karena dinilai memberatkan warga. Namun, ketika Aminullah tak lagi menjabat, tepatnya ketika Banda Aceh di bawah kepemimpinan Pj Walikota Amiruddin dikeluarkan kembali Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 8 Tahun 2024 tertanggal 19 Februari 2024, sehingga pada Juni 2024 tarif PDAM tersebut kembali mengalami kenaikan,” jelasnya.

Mantan Sekretaris BEM USK ini mengaku heran jika ada DPRK periode 2019-2024 dan terpilih lagi pada periode 2024-2029 yang pura-pura menjanjikan penurunan tarif dalam momen Pilkada, apalagi dari politisi partai pendukung Illiza Saaduddin Djamal yang juga pernah menandatangani kenaikan tarif PDAM pada 2017 silam.

“Ini lucu jika ada DPRK yang menjabat pada 2024 mengaku tak tahu persoalan kenaikan tarif PDAM, kenapa diam saja di rapat paripurna ketika perwal itu dulu disahkan, bukankah saat itu dia juga menjabat sebagai wakil rakyat. Kemudian tiba-tiba menyampaikan janji jika Cawalkot yang diusung Partai nya terpilih tarif PDAM akan diturunkan. Padahal kenaikan PDAM justru sebelumnya pada akhir masa jabatan Cawalkotnya. Nalar dan cara pikir anggota legislatif ini tidak sesuai dengan realita,” sebutnya.

Heri memaparkan fakta, pada masa Illiza menjabat dulu tidak ada di bangun resevoir, namun pada masa Aminullah dibangun dua resevoir sebanyak 2 buah.

“Reservoir pertama berlokasi di Taman Sari dengan kapasitas 3.000 meter kubik dan dilengkapi empat booster pump untuk melayani 20 ribuan pelanggan di empat kecamatan. Sementara WTP Lambaro telah di-upgrade kapasitas produksinya dari 500 menjadi 800 liter per detik,” katanya.

Kemudian, lanjut Heri, reservoir atau bak penampungan berkapasitas 1.000 meter kubik dibangun di Pasar Almahirah, Lamdingin. Belum lagi pergantian pipa juga sudah dilakukan di banyak titik. “Tinggal kalau Aminullah kembali terpilih maka kapasitas resivoir dapat ditambah agar distribusi air bersih dapat dimaksimalkan. Dan Alhamdulillah, rehabilitasi bendungan karet yang dibuat perencanaannya di akhir masa jabatan Aminullah sudah di mulai dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) pada tahun 2024 tinggal lagi dioptimalkan jika 2025 Aminullah kembali menjabat.

Dan kami juga yakin Aminullah akan meninjau ulang dan menurunkan kembali Perwal kenaikan tarif PDAM yang dibuat oleh Pj Walikota, karena Aminullah sosok pemimpin yang sangat peduli dengan kesulitan masyarakatnya, apalagi peninjauan kembali perwal terkait tarif PDAM seperti ini sudah pernah dilakukannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:09 WIB

Polrestabes Medan Tegaskan Proses Hukum Penganiayaan Kasus Pencurian, Framing Negatif 

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:40 WIB

RP60 JUTA DARI REKENING MERTUA DIDUGA DIGELAPKAN, R DILAPORKAN KE POLISI

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:49 WIB

(Kuat dan Menyoroti Isu): Manager PLN ULP Rembang Diduga Bungkam Media dengan Rupiah, Sebut “Tidak Apa-Apa Kalau Dicopot”

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Berita Terbaru

Oleh .M Alfi Syahrin Ketua HMI Cabang Langkat Periode 2025-2026

POLITIK

79 Tahun Mengabdi:HMI,Umat dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:45 WIB