Haji Uma : Pernyataan Ketua DPRA Untuk Wagub Fadlullah Tidak Etis

TB

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 22:37 WIB

40137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, menilai pernyataan Ketua DPRA, Zulfadhli, A.Md, terkait pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh tidak pantas dan cenderung tendensius. Menurutnya, tudingan yang dilontarkan dalam sidang paripurna terhadap Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), sebagai sosok di balik pengangkatan Plt Sekda Aceh, seharusnya tidak disampaikan secara terbuka.

Haji Uma menegaskan bahwa keputusan pengangkatan Alhudri sebagai Plt Sekda Aceh telah ditandatangani oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem). Ia menilai bahwa setiap keputusan gubernur pasti melalui pertimbangan yang matang, terlepas dari siapa yang mengusulkan nama tersebut. Oleh karena itu, ia menilai pernyataan Ketua DPRA justru dapat menciptakan kegaduhan politik yang tidak perlu.

“Menurut hemat saya, hal itu sangat tidak pantas diutarakan oleh Ketua DPRA, apalagi dalam sidang paripurna. Seharusnya, jika ada keberatan, hal ini bisa dikomunikasikan langsung dengan pihak terkait, termasuk Muallem, bukan diumbar secara vulgar ke publik,” ujar Haji Uma, Sabtu (22/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Haji Uma menekankan bahwa jika Ketua DPRA meragukan keputusan Dek Fadh, maka secara tidak langsung hal itu juga bisa dianggap sebagai upaya menjatuhkan kredibilitas Muallem sebagai gubernur. “Seolah-olah Gubernur Aceh tidak mampu menilai dan mempertimbangkan pejabat yang ditunjuknya. Ini tentu tidak baik bagi citra kepemimpinan di Aceh,” tambahnya.

Menurutnya, seharusnya DPRA dan Pemerintah Aceh dapat bersinergi dalam membangun daerah dan menciptakan iklim politik yang harmonis. Bukannya malah menciptakan spekulasi dan opini yang dapat merusak martabat lembaga legislatif dan eksekutif di mata publik. “Jangan sampai pernyataan semacam ini justru menimbulkan disharmoni yang berdampak pada jalannya pemerintahan dan pembangunan Aceh ke depan,” tegas Haji Uma.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada di jalur yang benar dan sesuai dengan visi pembangunan yang telah dicanangkan. Haji Uma menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik agar program pembangunan dan kesejahteraan rakyat bisa terlaksana dengan baik.

“Kita berharap kepemimpinan Muallem dan Dek Fadh berjalan harmonis, sehingga seluruh program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai harapan. Jangan sampai ada pihak yang justru memantik perpecahan yang dapat merugikan masyarakat Aceh secara keseluruhan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:51 WIB

Ambil Langkah Preventif Polsek Gunung Anyar Pasang Alarm Gratis Untuk Warga

Senin, 2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project

Senin, 2 Februari 2026 - 20:08 WIB

Warga Desa Gemurung Laporkan Kepala Desa ke Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pelanggaran APBDes

Senin, 2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Sinergi TNI, Pemdes, dan Sekolah Hijaukan Tosari Hadapi Ancaman Bencana

Senin, 2 Februari 2026 - 12:54 WIB

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Libatkan 5.020 Personel Gabungan

Berita Terbaru