BMKG Prediksi Musim Kemarau Tahun 2025 di Kabupaten Sampang Mengalami Keterlambatan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:20 WIB

40283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Cuaca di Kabupaten Sampang, Madura (Jawa Timur) mengalami perubahan yang tak menentu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada tahun 2025 pada bulan april seharusnya memasuki musim kemarau tapi hingga saat ini (bulan Juni) Kabupaten Sampang masih mengalami musim hujan.

BMKG juga merilis perkiraan cuaca di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur untuk selasa (10/06/2025) berawan dan hujan ringan.

Dari 14 (empat belas) Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Sampang diprediksi 96% (persen) mengalami berawan, seperti Kecamatan Torjun,Sampang, Camplong,Omben,Kedungdung,Jrengik,Tambelangan,Banyuates,Ketapang,Sokobanah,Pangarengan,Robatal, dan Karang Penang, sedang Kecamatan Sreseh diprediksi hujan ringan. Dengan cuaca saat ini, cerah 30° C, kelembapan 75%, dan arah angin tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kondisi itu, BMKG memastikan kondisi musim kemarau tahun 2025 di Kabupaten Sampang mengalami keterlambatan atau mundur, lebih mundur dari tahun sebelumnya (2024). Penyebab perubahan musim itu juga disampaikan Kalaksa BPBD Kabupaten Sampang Candra Ramadhani Amin.Senin (09/06/2025) kemarin.

“Melalui rilisan yang kami terima dari BMKG. Kemarau di Kabupaten Sampang terjadi pada bulan april 2025 kemarin tapi tidak stabilnya atmosfir menyebabkan masih adanya hujan”, jelasnya. Senin (09/06/2025).

Ada beberapa faktor, menurut Kalaksa BPBD Candra, yang jadi pemicu mundurnya musim kemarau pada tahun 2025 di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sampang. Diantaranya adanya gangguan gelombang atmosfer dan perubahan aliran udara yang berbeda.

Perubahan itu termasuk, adanya Madden julian oscilation di wilayah barat dan kelembapan udara yang masih tinggi.

Sampai saat ini waktu untuk musim kemarau tidak dapat memastikan, namun berdasarkan prediksi BMKG diperkirakan akhir Juni 2025 mendatang cuaca mulai normal. (AR Red)

Berita Terkait

Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru