SDN Bunten Barat 1 Disegel Ahli Waris, Berakhir Mediasi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:20 WIB

40307 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _  Akses masuk ke Sekolah Dasar Negeri  (SDN) Bunten Barat 1, yang terletak di Dusun Oloh Tengah, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, disegel oleh pihak ahli waris pemilik tanah, dan berakhir dengan proses mediasi sehingga pintu masuk yang sempat disegel tersebut, kini, dibuka kembali.

Pemicu terjadinya penyegelan pagar pintu masuk sekolah tersebut, karena, status kepemilikan lahan yang kini ditempati SDN Bunten Barat 1, dan mendapatkan protes dari ahli waris pemilik tanah (alm. Pak sapper).

Dalam proses mediasi yang berlangsung di kediaman Kades Bunten Barat H. A. Syukaryadi,pada kamis (10/07/2025), dihadiri langsung oleh Kapolsek Ketapang AKP Eko Puji Waluyo, bersama jajaran anggota kepolisian, serta perwakilan ahli waris yaitu Pi’ih dan Rahmat, dengan Ahmad Ghazaly yang mengikuti melalui sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, pihak ahli waris menyampaikan keberatan mereka atas penggunaan lahan tanpa penyelesaian status kepemilikan.

Namun berkat komunikasi yang dibangun dengan suasana kondusif, tercapai kesepakatan bahwa pagar yang disegel akan dibuka oleh pihak ahli waris sendiri, dengan pendampingan dari kepala desa dan aparat keamanan.

“Kami berharap ke depannya permasalahan status lahan ini bisa dimediasi secara menyeluruh oleh Muspika Ketapang bersama kepala desa, agar ada kepastian hukum yang adil bagi semua pihak,” ungkap Ahmad Ghazaly melalui sambungan telepon.

Usai mediasi, pagar yang sebelumnya disegel dibuka dengan tertib dan tanpa hambatan. Proses tersebut berjalan aman dan terkendali, serta mendapat pengawalan dari aparat keamanan.

Kapolsek Ketapang, AKP Eko Puji Waluyo, menyampaikan apresiasinya atas itikad baik semua pihak.

“Mediasi ini menunjukkan bahwa masalah yang kompleks pun bisa diselesaikan dengan dialog dan niat baik bersama. Kami akan terus mendorong penyelesaian masalah ini agar tidak berdampak pada aktivitas pendidikan,” ujarnya. (…)

Berita Terkait

Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari
3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak
Ratusan Personel MADAS Sedarah Kawal Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf, Ribuan Jamaah Padati Gresik
Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan, Lapas Binjai Lepas Suparman Sembiring
Dari Balik Tembok Pemasyarakatan, Tumbuh Sayuran dan Harapan untuk Masa Depan
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Babinsa Komsos dengan Pemuda Desa, Sosialisasikan Bahaya Judi Online

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:55 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:27 WIB

TK Negeri 2 Blangkejeren Dorong Kreativitas dan Semangat Belajar Lewat Festival Ceria Anak Bangsa 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Disebut Berulang Kali Terjadi, Di Mana Keberanian Negara Bertindak?

Berita Terbaru