Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

40100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Gayo Lues. Pada Minggu, 4 Januari 2026, aparat keamanan dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat bergotong-royong membangun bendungan pengalihan air sementara di aliran bantaran Sungai Aih Boboh Rigeb, Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Gayo Lues, Kompol Edi Yaksa S.Sos, didampingi Kapolsek Blangkejeren, IPTU Syamsuddin, S.H.

Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen institusi untuk berada bersama warga, khususnya dalam situasi yang berisiko terhadap keselamatan dan kenyamanan hidup masyarakat. Banjir yang kerap mengancam pemukiman warga akibat aliran Sungai Aih Bobo Rigeb yang meluap menjadi latar belakang kegiatan ini. Bendungan pengalihan yang dibuat secara manual itu dirancang agar aliran sungai tidak lagi masuk ke kawasan permukiman, melainkan mengikuti satu jalur yang lebih aman.

Personel gabungan dari Polres Gayo Lues, Polsek Blangkejeren, Brimob Batalyon 4 Kompi C Pelopor, serta anggota TNI dari Batalyon TP 855 Sangir turun langsung bersama masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga tampak aktif di lapangan, memobilisasi partisipasi warga dan memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa menggunakan alat berat, pembangunan bendungan dilakukan secara sederhana namun efektif. Batu-batu besar dikumpulkan dari sekitar bantaran sungai, kemudian disusun berlapis secara manual untuk menciptakan penghalang permanen sementara yang mampu mengalihkan arus ke alur sungai utama. Di tengah keterbatasan, kegiatan ini menjadi simbol nyata dari kerja bersama untuk kepentingan lingkungan dan keselamatan bersama.

Kapolsek Blangkejeren, IPTU Syamsuddin, S.H. menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan merespons potensi bencana, tetapi juga menguatkan kembali nilai-nilai gotong-royong di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa aparat bukan hanya hadir saat penegakan hukum, tetapi juga ketika rakyat membutuhkan bantuan dalam hal-hal yang menyangkut keseharian mereka, termasuk persoalan lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.

Sinergitas antara lembaga kemanan dan masyarakat tampak jelas dalam aktivitas tersebut. Tidak ada sekat jabatan, semua turut bekerja secara setara membenahi aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan dan sekaligus ancaman bila tidak dikelola dengan baik. Bagi warga Desa Rigeb, kegiatan ini menjadi bukti hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, sekaligus bentuk nyata dari pengabdian aparat kepada publik.

Wakapolres Gayo Lues, Kompol Edi Yaksa S.Sos, yang turun langsung ke lokasi, menyebut bahwa kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata penguatan hubungan Polri dan TNI dengan masyarakat. “Kami berharap, ke depan masyarakat tidak lagi was-was terhadap banjir akibat luapan sungai. Ini adalah langkah awal, dan kami akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menjaga lingkungan desa tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.

Gotong-royong yang berlangsung dari pagi hingga siang hari itu ditutup dengan pengecekan jalur aliran air pasca penyusunan batu-batu sungai. Meski hanya berupa pengalihan sementara, namun secara teknis struktur yang dibentuk diyakini akan mampu menahan laju air masuk ke kawasan permukiman. Masyarakat Desa Rigeb menyambut positif kegiatan ini, sekaligus merasa lebih tenang menghadapi musim hujan ke depan.

Selain manfaat praktis dari pembangunan bendungan tersebut, kegiatan ini juga membawa dampak psikologis yang penting bagi warga yang terdampak. Di tengah berbagai tantangan pasca bencana, kolaborasi antara aparat dan warga mampu membangkitkan kembali semangat bersama. Dalam suasana sederhana itu, muncul harapan bahwa semangat gotong-royong tetap menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi persoalan apapun.

Kegiatan karya bakti ini turut memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang akhir-akhir ini sering terkikis akibat kehidupan yang semakin individualistik. Di tengah derasnya modernisasi, kegiatan ini mengingatkan bahwa menyelesaikan persoalan tidak selalu harus dengan teknologi tinggi, melainkan dengan kerja bersama, niat tulus, dan kepedulian terhadap sesama.

Situasi sepanjang kegiatan berlangsung aman dan tertib. Hingga kegiatan ditutup pada pukul 12.00 WIB, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Semua berjalan dengan hasil nyata—sungai yang mengancam kini telah diarahkan, dan masyarakat kembali merasa terlindungi.

Bhakti sosial dan gotong royong ini bukan saja menjadi bentuk pengabdian aparat dalam pembangunan sosial, namun juga moral. Di saat banyak pihak berpolemik tentang siapa yang paling bertanggung jawab dalam menghadapi bencana, mereka yang turun langsung ke sungai membuktikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal sekat waktu, jabatan, maupun status. Ketulusan dalam pelayanan inilah yang menjadikan kehadiran negara terasa nyata di pelosok-pelosok negeri. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Agustiandi Nahkodai PGRI Cabang Pining, Guru Harapkan Organisasi Semakin Solid
HK Berhasil Buka Akses Tetumpun, Jalan Nasional Gayo Lues Kini Sudah Bisa Dilintasi
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
Tradisi Pemberangkatan Personel Batalyon D Pelopor Dalam Rangka Pendidikan SIP 56 Tahun 2026
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
Polda Aceh Didesak Bongkar Dugaan Operasi Ilegal PT Hopson di Gayo Lues
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:45 WIB

Bupati Aceh Singkil Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur Aceh atas Dukungan Pembangunan Jalan Kuala Baru dan Ujung Bawang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIB

Jaga Keharmonisan Desa, Babinsa Kaloling Kodim 1410 Bantaeng Ajak Warga Tingkatkan Kerukunan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:14 WIB

Melalui Semangat Muharram, Kodim 1410/Bantaeng Bangun Karakter Prajurit Yang Beriman dan Berdedikasi

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Bentuk Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Satlantas Polres Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial

Senin, 22 Juni 2026 - 00:31 WIB

Turnamen Mobile Legends Resmi Ditutup Kapolres Bantaeng

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:57 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026,Wakil Bupati Langkat Tiorita Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28 WIB

Tutup Turnamen Voli di Bahorok,Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti: Atlet Terus Asah Prestasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:26 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Parang Loe Rutin Komsos di Wilayah Binaan

Berita Terbaru