Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

40100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Teropong Barat – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri sosialisasi pencabutan PBPH (Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan) yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (16/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala Penegakan Hukum Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Brigjen TNI Anggiat Napitupulu, Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan Kementerian Kehutanan Ardi Rismon, serta perwakilan dari 12 pemerintah kabupaten/kota terdampak di Sumatera Utara.

Alasan Pencabutan Izin PBPH

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Ardi Rismon menjelaskan bahwa pencabutan izin PBPH dilakukan pemerintah karena sejumlah pelanggaran oleh pemegang izin.

Beberapa alasan tersebut antara lain tidak melaksanakan kegiatan sesuai izin, tidak memenuhi kewajiban administrasi dan teknis, tidak adanya aktivitas nyata di lapangan, hingga pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan.

“Negara memiliki kewenangan mutlak untuk mengatur, mengevaluasi, dan mencabut izin. Ini juga bagian dari upaya perbaikan tata kelola perizinan berusaha di sektor kehutanan,” ujar Ardi.

Peran Aktif Kepala Daerah Ditekankan

Ardi juga menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam proses penertiban pasca pencabutan izin.

Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan aktif memberikan data dan informasi kondisi lapangan kepada Kementerian Kehutanan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta melakukan pemantauan dan pengawasan di wilayah masing-masing.

“Komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Hutan bukan sekadar konsesi, melainkan aset strategis bangsa yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Harapan Pakpak Bharat untuk Pengelolaan Hutan

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan harapannya terkait pengelolaan kawasan hutan di daerahnya.

Ia mengusulkan agar lahan TPL dikembalikan menjadi kawasan hutan, mengingat statusnya sebagai kawasan hutan produksi dan bagian dari ekosistem penting.

“Kami berharap lahan TPL sebaiknya dihutankan kembali. Termasuk hutan kemenyan, sebaiknya dikembalikan fungsinya sebagai penghasil kemenyan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kawasan sempadan sungai untuk menjaga ketersediaan air.

“Kawasan sempadan sungai sangat kami butuhkan agar debit air kembali meningkat. Ini juga sejalan dengan upaya mendukung program energi terbarukan dari pemerintah pusat,” pungkasnya.//ujungmaster24,..

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara
Soal Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polsek Panongan Pastikan Dalami
Diduga Tipu Investor dengan Iming-iming Fee 12 Persen, Seorang Wanita Dilaporkan ke Polsek Cilegon
Road Barrier di Jl Basuki Rahmat Sering Makan Korban, Forkopimda Pemkot Surabaya Dinilai Tidak Peduli Nasib Rakyat
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Sedarah mengimbau seluruh masyarakat agar mengenali identitas resmi
Retribusi Dibayar, Pelayanan Dinilai Belum Maksimal
Efisiensi Anggaran Jadi Alibi,TPU Radar Kutabumi Siap Penuh Tanpa Pengganti 
Tingkatkan Kebersamaan Melalui Berbagi Kasih, Satgas Yonif 521/DY Bagikan Pakaian Layak Pakai kepada Warga Distrik Benawa

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:45 WIB

Soal Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polsek Panongan Pastikan Dalami

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:20 WIB

Diduga Tipu Investor dengan Iming-iming Fee 12 Persen, Seorang Wanita Dilaporkan ke Polsek Cilegon

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:27 WIB

Road Barrier di Jl Basuki Rahmat Sering Makan Korban, Forkopimda Pemkot Surabaya Dinilai Tidak Peduli Nasib Rakyat

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:45 WIB

Tekan Ruang Gerak Kriminalitas, Sat Samapta Polres Bantaeng Intensifkan Patroli Perintis Presisi di Malam Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Sedarah mengimbau seluruh masyarakat agar mengenali identitas resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:21 WIB

Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07 WIB

Retribusi Dibayar, Pelayanan Dinilai Belum Maksimal

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:42 WIB

Polres Bantaeng Berikan Pelayanan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa PB HPMB Raya

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Upacara Hari Lahirnya Pancasila

Senin, 1 Jun 2026 - 15:06 WIB

BANDA ACEH

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Senin, 1 Jun 2026 - 14:45 WIB