Tuntut Realisasi CRS Perusahaan, GPPM Lakukan Aksi di Kantor Bupati

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 21:58 WIB

4086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEROPONG BARAT Aceh Singkil – Tuntut realisasi Corporate Sosial Responsibility (CRS) dan soroti aktivitas perusahaan yang dinilai merusak lingkungan, sejumlah pemuda yang tergabung kedalam Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GPPM) di Kabupaten Aceh Singkil menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati setempat.

Penyampaian aspirasi yang dilakukan sekelompok pemuda itu, berlangsung seusai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Aceh Singkil, Senin, 27 April 2026.

” Kedatangan kami kekantor Bupati ini, selain untuk menyampaikan permintaan agar perusahaan PT. Nafasindo merealisasikan tanggung jawab mereka menyalurkan Corporate sosial perusahaan (CSR) mereka, kami juga menyoroti sejumlah aktivitas ada yang bermasalah hingga mengakibatkan kerusakan lingkungan,”sebut Koordinator Aksi, Masdi Munte, Senin, 27 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terutama terang Masdi Munte, soal aktivitas PT. Nafasindo di sekitar Desa Sebatang dan Pertampakan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Dimana tegasnya, mereka menduga perusahaan PT. Nafasindo ini tidak peduli terhadap persoalan lingkungan dan sosial. Serta, bahkan keberadaan PT. Nafasindo ini dinilai belum memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Selain kami nilai merusak lingkungan, akibat aktivitas kendaraan itu merusak jalan – jalan disepanjang jalan tersebut,”tambahnya.

Selanjutnya mereka juga mempertanyakan transparansi operasional serta perizinan perusahaan, serta massa meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan aparat penegak hukum segera turun tangan menuntaskan sejumlah persoalan tersebut.

” Kami meminta Bupati Aceh Singkil, memanggil pimpinan PT Nafasindo untuk dimintai klarifikasi,”teriak Masdi Munte

Selanjutnya melalui aksi tersebut massa merasa kecewa, karena tidak mendapat tanggapan langsung dari Pemerintah (Bupati). Ia menilai ketidakhadiran kepala daerah tersebut untuk tidak menjumpai mereka, dianggap sebagai bentuk ketidakresponsifan Pemerintah terhadap kritik dan keluh kesah dari masyarakat.

Oleh sebab itu Masdi mengancam, kedepan merekan akan datang kembali, untuk menyampaikan aspirasi dan kegelisahan yang mereka rasakan karena dinilai aktivitas perusahaan yang dapat merusak lingkungan.

” Kami akan datang kembali bukan untuk orasi, untuk menghentikan aktivitas perusahaan,”tegasnya.

Sehingga unjuk rasa kedepan, pelaksanaanya di rencananya bukan di kantor Bupati atau Polres. Melainkan di gelar di lokasi jalan yang rusak tersebut.

Sekedar informasi, pelaksanaan unjuk rasa yang di lakukan sekelompok pemuda itu bukan hanya di kantor Bupati. Akan tetapi sebelumnya, massa terlebih dahulu menggelar orasi di depan Mapolres Aceh Singkil.

Hasill amantan, aksi yang digelar sekelompok pemuda itu berlangsung dengan aman dan lancar melalui pengawalan dari aparat keamanan.

Selanjutnya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak PT. Nafasindo maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terkait jawaban tuntutan yang disampaikan para pengunjuk rasa.

Biro Aceh Singkil. (Bima Pohan)

Berita Terkait

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Terima Penghargaan Dari KI Riau
Jalin Keakraban, Bupati Langkat fan Forkopimda Gelar ” Menembak Gembira” di HUT Bhayangkara
Menjemput Risiko di Lorong-Lorong Sempit, Damkar Gayo Lues Analisis Ancaman Kebakaran Permukiman Padat
Menatap Pemilu 2029, Ketua DPRK Amaliun Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri
Sinergi Polri dan Pemerintah Kabupaten Langkat, Ribuan Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis HUT Bhayangkara
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bantaeng Kerjasama BAZNAS Bedah Rumah Untuk Warga Kurang Mampu*
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kajari Aceh Tenggara Gelar Konferensi Pers Kasus Jembatan Silayar, Dua Tersangka Ditahan dan Kerugian Negara Miliaran Rupiah Diungkap

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:58 WIB

Ribuan Warga Antusias Daftarkan Diri Ikuti Jalan Santai HUT ke-52 Aceh Tenggara

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:51 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:06 WIB

Revitalisasi SD Negeri 2 Kuning: Ratusan Lembar Seng Raib, Kepala Sekolah Diduga Monopoli Proyek

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:01 WIB

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:34 WIB

Suasana Meriah Nobar Piala Dunia Warnai Kebersamaan Warga Kutacane

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:12 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 19:14 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Berita Terbaru

BIREUEN

Himaif Umuslim adakan Pelatihan Web Untuk Mahasiswa

Kamis, 25 Jun 2026 - 02:12 WIB