Menjemput Risiko di Lorong-Lorong Sempit, Damkar Gayo Lues Analisis Ancaman Kebakaran Permukiman Padat

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:10 WIB

4030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – Upaya pencegahan kebakaran terus diperkuat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, SSTP, M.AP, bersama sejumlah petugas turun langsung ke lapangan untuk menganalisis potensi ancaman kebakaran di kawasan permukiman warga serta memetakan berbagai kendala yang dapat menghambat proses pemadaman saat terjadi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Kota Blangkejeren, tepatnya di kawasan Gang Tengah Kota Blangkejeren, Senin (23/6/2026). Dalam peninjauan itu, rombongan Damkar didampingi oleh Penghulu Kota Blangkejeren beserta perangkat desa setempat.

Selama berada di lokasi, petugas melakukan pengamatan terhadap kondisi bangunan warga, jarak antarrumah, akses jalan lingkungan, hingga titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi sumber risiko kebakaran. Selain itu, perhatian juga difokuskan pada lebar jalan dan jalur masuk ke kawasan permukiman yang dapat memengaruhi kecepatan mobil pemadam kebakaran saat menuju lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues, Suprinadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita turun ke Kota Blangkejeren untuk menganalisis potensi ancaman kebakaran sekaligus memetakan berbagai hambatan yang mungkin dihadapi anggota kami saat melaksanakan tugas pemadaman di lapangan,” ujarnya.

Menurut Suprinadi, analisis lapangan menjadi penting karena setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi tata ruang, kepadatan bangunan, maupun aksesibilitas kendaraan pemadam kebakaran. Data yang diperoleh dari hasil pemetaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran di masa mendatang.

Ia menambahkan, program turun langsung ke desa-desa akan terus dilaksanakan secara bertahap sebagai bagian dari upaya membangun sistem mitigasi kebakaran yang lebih efektif. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dini.

“Kita lebih baik lelah dalam kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan sejak sekarang, kita berharap dapat menekan risiko serta mengurangi kerugian yang mungkin diderita masyarakat akibat kebakaran,” kata Suprinadi.

Langkah proaktif yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Gayo Lues tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran petugas di tengah permukiman dinilai tidak hanya sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah, tetapi juga menjadi pengingat bagi warga untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan lingkungan, terutama di kawasan dengan tingkat kepadatan bangunan yang cukup tinggi.

Melalui pemetaan dan analisis yang dilakukan secara langsung di lapangan, pemerintah daerah berharap potensi kebakaran dapat dideteksi lebih dini sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif. (*)

Berita Terkait

Menatap Pemilu 2029, Ketua DPRK Amaliun Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri
Sinergi Polri dan Pemerintah Kabupaten Langkat, Ribuan Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis HUT Bhayangkara
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Bantaeng Kerjasama BAZNAS Bedah Rumah Untuk Warga Kurang Mampu*
Polres Gayo Lues Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Putusnya Jembatan Aih Bobo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan
Dorong Swasembada Pangan KSDM Polda Riau Panen Raya Jagung 4 Hektare Bersama Petani
Brimob Polda Aceh, Tangguh Dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:18 WIB

Miliki Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:18 WIB

Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:14 WIB

Wamen ATR/Waka BPN dalam Raker Bersama DPR RI: Kawasan Hutan Harus Terintegrasi dengan Tata Ruang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:14 WIB

Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:12 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN: Kebijakan yang Baik Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 00:13 WIB

Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Senin, 22 Juni 2026 - 00:02 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya yang Tidak Bagus

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:06 WIB

Penguatan Kapasitas Kelembagaan Merawat Harmoni Beragama di Era Disrupsi Digital

Berita Terbaru