Jakarta,17 Mei 2026 – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta (PW GPA DKI Jakarta) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan Korps Lalu Lintas Polri, dan jiga pihaknya memberi masukan dan usulan posisi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) diisi oleh perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal Polisi atau bintang tiga.
Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar menilai, dinamika tugas dan tanggung jawab Korps Lalu Lintas Polri saat ini semakin kompleks dan strategis sehingga sudah sewajarnya dipimpin oleh perwira tinggi dengan level kepangkatan yang lebih tinggi.
Menurutnya, posisi Kakorlantas bukan lagi sekadar jabatan teknis pengaturan lalu lintas, melainkan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas mobilitas nasional, pengamanan arus logistik, pengawalan agenda kenegaraan, hingga pengendalian lalu lintas pada momentum besar nasional seperti mudik Lebaran, Natal dan Tahun Baru, serta berbagai agenda internasional yang berlangsung di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Posisi Kakorlantas ini sudah wajar diisi oleh polisi berpangkat komisaris jenderal. Hal itu penting untuk memudahkan koordinasi antara Kakorlantas dengan jajaran Kepala Kepolisian Daerah di seluruh Indonesia. Tidak mungkin beban kerja yang begitu besar hanya dipandang sebagai tugas administratif biasa. Ini menyangkut stabilitas pelayanan publik dan keselamatan masyarakat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangannya kepada media, Minggu (17/5/2026).
Ia mengatakan, PW GPA DKI Jakarta melihat bahwa perkembangan tantangan di bidang lalu lintas saat ini sangat berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pertumbuhan kendaraan, kepadatan mobilitas masyarakat, perkembangan teknologi transportasi, hingga kebutuhan pengamanan jalur strategis nasional membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan memiliki otoritas koordinatif yang lebih luas.
Menurut Dedi, selama ini Korps Lalu Lintas Polri memiliki beban kerja yang sangat besar karena bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Mulai dari pelayanan registrasi kendaraan, pengaturan lalu lintas, pengamanan jalan raya, penindakan pelanggaran, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas menjadi bagian dari tugas besar yang harus dijalankan secara maksimal.
“Kalau kita melihat cakupan tugas Kakorlantas sekarang, tentu sudah sangat layak bila posisi tersebut ditingkatkan menjadi bintang tiga. Ini bukan semata soal pangkat, tetapi soal efektivitas koordinasi, kewibawaan institusi, serta penguatan sistem kerja di internal Polri,” tegasnya.
PW GPA DKI Jakarta juga menilai bahwa sosok Agus Suryonugroho selaku Kepala Korps Lalu Lintas Polri saat ini dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak yang sangat layak untuk mendapatkan kepercayaan serta penghargaan berupa kenaikan status jabatan menjadi setingkat Komisaris Jenderal Polisi.
Dedi menyebut, di bawah kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho, berbagai program pelayanan dan pengamanan lalu lintas berjalan cukup baik dan responsif. Termasuk dalam pengelolaan arus mudik dan balik nasional, penguatan digitalisasi pelayanan publik, hingga pendekatan humanis kepada masyarakat pengguna jalan.
“Kami menilai Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. sudah sangat layak dianugerahi bintang tiga. Pengalaman, dedikasi, dan beban tanggung jawab yang beliau emban hari ini memang sudah berada pada level strategis nasional,” katanya.
Lebih lanjut, PW GPA DKI Jakarta menilai peningkatan status jabatan Kakorlantas juga akan berdampak positif terhadap percepatan reformasi birokrasi di tubuh Polri, khususnya dalam bidang pelayanan publik dan modernisasi sistem transportasi nasional.
Selain itu, keberadaan Kakorlantas berpangkat Komisaris Jenderal juga diyakini dapat memperkuat sinergi lintas sektor dengan kementerian, pemerintah daerah, hingga lembaga strategis lainnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan transportasi dan keselamatan jalan di Indonesia.
“Kami berharap wacana ini dapat menjadi perhatian serius bagi pimpinan Polri dan pemerintah. Sebab penguatan kelembagaan Korlantas merupakan bagian penting dalam mendukung ketertiban nasional, keselamatan masyarakat, dan kelancaran aktivitas ekonomi bangsa,” tutup Dedi Siregar.
Salam Hormat,
Pimpinan Wilayah
Gerakan Pemuda Al Washliyah
Dki Jakarta
Ketua
Dedi Siregar

















































