Curanmor Masih Mengancam: Jejak Pelaku Terekam CCTV, Korban Berharap Perlindungan Hukum

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:53 WIB

40100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Surabaya// Teropongbarat.com Gelombang kejahatan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor masih menjadi perhatian serius di wilayah Surabaya Utara. Salah satu peristiwa yang menyita perhatian terjadi di kawasan Jalan Kedung Mangu, Kecamatan Kenjeran, ketika seorang pengunjung warung kopi kehilangan kendaraannya hanya dalam waktu singkat, pada Jumat (15/05/2026).Kejadian tersebut menimpa M. Lutfi Maulidi (22 tahun), warga Jalan Bulak Banteng Wetan 2-A Nomor 3, Surabaya. Saat itu, Lutfi mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna krem cokelat dengan nomor polisi L-6910-QV miliknya untuk bertemu teman di Warung Kopi Akor. Tanpa rasa curiga, ia memarkirkan kendaraannya dan masuk ke dalam lokasi. Namun, harapan untuk kembali pulang dengan kendaraannya sirna saat ia hendak melanjutkan perjalanan.

“Saat hendak pulang, saya mendapati tempat parkir kosong. Saya telah berkeliling mencari ke seputaran lokasi, namun kendaraan itu sudah tidak terlihat lagi,” kenang Lutfi dengan nada kecewa.

Beruntung, pergerakan pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman visual tersebut, terlihat seorang pria mengenakan jaket berwarna hitam dan bertopi putih bertindak tenang saat mengambil alih kendaraan korban dan membawanya pergi meninggalkan lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak tinggal diam, Lutfi bersama temannya segera mendatangi Mapolsek Kenjeran untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan resmi telah tercatat dengan nomor LP/B/152/V/2026/SPKT/POLSEK KENJERAN/POLRES PELABUHAN TG. PERAK/POLDA JAWA TIMUR pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 23.30 WIB. Bersama laporan tersebut, rekaman CCTV diserahkan sebagai barang bukti guna mempermudah identifikasi dan penelusuran pelaku oleh pihak berwenang.

Secara materiil, kerugian yang dialami Lutfi diperkirakan mencapai angka Rp17 juta. Nilai tersebut bukanlah jumlah yang sedikit bagi seorang pemuda yang baru saja merintis karir dan kehidupan mandiri. Kendaraan itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan hasil kerja keras yang diraih bertahun-tahun.

“Untuk memiliki kendaraan kembali seperti ini, saya harus memulai menabung dari awal lagi selama beberapa tahun ke depan,” ujarnya lirih.

Satu-satunya harapan yang kini tersisa bagi Lutfi hanyalah keberhasilan aparat penegak hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada kepolisian, seraya berdoa agar pelaku segera ditangkap dan kendaraannya dapat dikembalikan.

“Saya hanya bisa berharap dan berpasrah diri. Semoga aparat kepolisian segera mengambil langkah dan menemukan pelaku, agar motor saya kembali ke tangan saya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik Polsek Kenjeran masih mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas dan jejak pelaku. Pihak kepolisian juga kembali mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Disarankan agar menggunakan sistem pengaman tambahan seperti kunci ganda, meskipun kendaraan hanya diparkirkan dalam waktu singkat.

Redaksi//

Teropongbarat.com 

(Aziz)

Berita Terkait

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
HUT ke-78 Polwan, Kapolres Sergai Tegaskan Peran Polwan Setara dalam Tugas Kepolisian
Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 14:54 WIB

Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Jumat, 4 September 2026 - 13:55 WIB

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Rabu, 2 September 2026 - 22:27 WIB

Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Rabu, 2 September 2026 - 08:47 WIB

vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Empat Bulan Buron, Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pangdam I/BB Resmikan Jembatan Perintis Tumpatan Nibung Deli Serdang, Buka Akses Warga

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:55 WIB