BANTAENG, Teropong Barat.com – Kepala Unit Propam (Provos) Polres Bantaeng, Iptu Nur Amin, menyampaikan materi mengenai bahaya dan pencegahan kenakalan remaja dalam kegiatan pengkaderan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang digelar di lingkungan MTs Muhammadiyah Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 70 an peserta didik dan pengurus IPM tingkat madrasah ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman hukum dan nilai-nilai kebajikan agar terhindar dari perilaku menyimpang yang dapat merugikan masa depan mereka.
Dalam paparannya, Iptu Nur Amin menjelaskan bahwa kenakalan remaja saat ini semakin beragam, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, tawuran, hingga tindakan kriminal ringan yang sering dipicu oleh kurangnya pengawasan lingkungan dan lemahnya pemahaman akan aturan hukum.
“Remaja adalah aset bangsa, namun di usia transisi ini mereka masih rentan terhadap pengaruh negatif. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang bahaya perbuatan salah dan tanggung jawab hukum sangat penting diberikan sejak dini,” ujarnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan waktu dan kesempatan belajar sebaik mungkin, menjauhi lingkungan yang tidak sehat, serta melaporkan kepada guru, orang tua, atau aparat kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mengancam keamanan diri maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, ipmawan Ihsan master of training (MoT) Pengkaderan IPM Bantaeng menyambut baik kehadiran perwakilan dari Polres Bantaeng. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan nyata dan menjadi bekal penting agar para kader dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kerja sama antara lembaga pendidikan, organisasi pelajar, dan kepolisian seperti ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan remaja,” ujarnya.
Kegiatan pengkaderan IPM di MTs Muhammadiyah Bantaeng akan berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian materi lain yang meliputi kepemimpinan, keagamaan, dan keterampilan hidup, guna membentuk karakter pelajar yang tangguh dan berintegritas. (Rehan)
















































