Bendahara Desa Nepa Diduga Tilep Siltap Perangkat Desa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:16 WIB

40288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Sejumlah mantan perangkat desa Nepa, Banyuates, Sampang, mengaku bahwa penghasilan tetap (siltap) yang menjadi haknya diduga di tilep oleh bendahara desa yang baru. Perangkat desa yang belum menerima siltap antara lain, mantan sekdes Nepa, mantan bendahara, dan eks Operator Desa.

Holil, salah seorang mantan bendahara desa Nepa mengatakan, seharusnya ia dan teman-temannya menerima siltap dari Januari-Mei. Karena, surat pemberhentian tertanggal 27 Mei 2025.

Pihaknya mengaku sudah menghubungi bendahara desa namun diarahkan agar menghubungi sekretaris desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah menghubungi Bendahara desa yang baru tapi disuruh menghubungi sekdesnya,” Ungkap Holil, Rabu, (22/10/2025).

Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, sejumlah mantan perangkat desa lainnya sudah menerima siltap yang menjadi haknya. Entah kenapa, tiga orang lainnya yang hingga saat ini belum menerima dan tanpa ada informasi yang jelas dari pemdes setempat.

Holil kesal lantara merasa di pimpong oleh bendahara desa saat menanyakan perihal siltap yang belum terbayarkan.

Pada tri Wulan pertama, para perangkat mengatakan sudah mendapatkan haknya. Tapi, di Tri Wulan kedua, mereka mengaku belum menerima haknya sebagai perangkat desa.

“Untuk Siltap Januari-Maret sudah diterina, tapi April-Mei belum masuk,” Papar Holil.

Menanggapi hal itu, Sekdes Desa Nepa Supriyadi mengatakan bahwa saldo di rekening desa masih ada.

“Di rekening desa masih ada, coba nanti saya cek mas,” Katanya saat dikonfirmasi melalui Sambungan Seluler.

Terpisah, Amiril Mukmin selaku Kasi Pemerintahan kecamatan Banyuates mengungkapkan bahwa dirinya masih mau mencari informasi terkait kebenaran kabar tersebut.

“Masih mau kroscek ke pihak desa,” Ungkap Pria yang akrab disapa Amir itu.

Berita Terkait

Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru