BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Sosialisasi dan Manfaat Keikutsertaan Peserta BPJS di Gereja Toraja Jemaat Bantaeng

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 15:10 WIB

40202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng menggelar Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Sosialisasi ini dilaksanakan di Gereja Toraja Jemaat Bantaeng, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng. Minggu 19 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperluas cakupan perlindungan kepada pekerja keagamaan, pengurus gereja, serta jemaat yang bekerja di sektor informal (Bukan Penerima Upah/BPU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpantau, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Firdaus menjelaskan tentang manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan dihadapan puluhan jemaat Gereja.

Firdaus mengatakan pentingnya perlindungan bagi masyarakat pekerja untuk semua profesi, baik pekerja formal maupun informal dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran Rp16.800 per bulan untuk dua program yakni JKK dan JKM.

Perlu diketahui bahwa terhitung Bulan April hingga Desember 2026, iuran untuk kepesertaan tenaga kerja Informal (BPU) adalah setengah dari iuran Rp. 16.800 yaitu sebesar Rp. 8.400,-/bulan/orang untuk 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dan jika menambahkan JHT sebesar Rp. 20.000, berarti total sebesar Rp. 28.400,-/orang/bulan.

Kebijakan itu bertujuan meringankan beban iuran, sekaligus mendorong peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Melalui adanya diskon iuran 50 persen, ia berharap peserta BPU dapat membayar iuran dengan nominal yang jauh lebih ringan dari biasanya, tanpa mengurangi manfaat perlindungan yang diterima.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Firdaus memaparkan program unggulan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Pensiun (JP).

Menurut Firdaus, sosialisasi itu penting untuk memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai perlindungan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja, khususnya di sektor informal.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap orang, baik yang bekerja di sektor formal maupun yang berkontribusi di lingkungan sosial seperti gereja, mendapatkan perlindungan yang layak melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Firdaus.

Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan menjadikan masyarakat pekerja aman dan nyaman dalam bekerja dengan adanya perlindungan tersebut.

“Semakin banyak masyarakat pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maka semakin banyak yang terlindungi dan terjamin. Ketika terjadi hal buruk yang tidak diinginkan saat bekerja seperti kecelakaan kerja atau sampai meninggal dunia, maka tenaga kerja atau ahli waris berhak mendapatkan santunan,” ungkap Firdaus.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias menggali informasi, mulai dari manfaat program, mekanisme pendaftaran, hingga kemudahan akses layanan yang kini semakin terdigitalisasi.

Arfan Sekretaris Gereja Jemaat Toraja menyatakan apresiasinya atas sosialisasi tersebut. Mereka menilai sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman baru, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan jemaat.

Dia menyebut baru kali ini mendapatkan informasi terkait manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan.

Dari paparan pihak BPJS Ketenagakerjaan Bantaeng dia merasa terbantu dan akan mendaftarkan seluruh pekerjanya masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, usai sosialisasi ini pihak gereja jemaat Toraja akan melaksanakan rapat bersama untuk mendaftarkan seluruh jemaat Gereja Toraja sebagai peserta yang jumlahnya kurang lebih 60 orang jemaat.

Kedepannya, dia berharap pihak BPJS Ketenagakerjaan agar lebih intens bersosialisasi agar masyarakat lebih paham akan manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan agar memperluas cakupan kepesertaan sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan sosial yang menjadi instrumen penting untuk menjaga keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya.

“Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan jaminan sosial bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dasar dalam menghadapi risiko sosial ekonomi,” pungkasnya. (Rehan)

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Kodim 1410/Bantaeng Distribusikan Air Bersih Untuk Warga Kampung Cabodo
Buka Peluang Generasi Muda Menjadi Prajurit TNI, Babinsa Bonto Cinde Sosialisasikan Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD 2027
Babinsa Desa Layoa Serka Lukman Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Kepada Generasi Muda
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Batu Karaeng Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Padi
Kapolres Bantaeng Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Pallawa 2026
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Panggilan Pengabdian Untuk Generasi Muda, Babinsa Bonto Daeng Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD 2027
Buka Peluang Mengabdi Kepada Negara, Babinsa Nipa-Nipa Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB